• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Revitalisasi Bangunan Stasiun Demak sebagai Taman Budaya Demak

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (75.97Kb)
    02 preliminari.pdf (160.5Kb)
    03 daftar isi.pdf (196.8Kb)
    04 abstract.pdf (112.0Kb)
    05.1 bab 1.pdf (746.0Kb)
    05.2 bab 2.pdf (1.472Mb)
    05.3 bab 3.pdf (2.093Mb)
    05.4 bab 4.pdf (272.6Kb)
    05.5 bab 5.pdf (816.5Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (79.86Kb)
    Date
    2006
    Author
    Mouris, Miranda M.
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Bangunan, layaknya sebuah individu, juga dapat bercerita hanyak tentang masa-masa yang dilaluimya. Tidak secara verbal, namun melalui sejarah dan arsitekturnya. Bangunan Stasiun Demak memang tidak memiliki sejarah yang besar, keberadaannya begitu kecil jika dibanding dengan sejarah Perkereta apian di Indonesia. Namun, keberadaan bangunan ini, dan kegiatan yang pernah terjadi di dalamnya memiliki arti yang begitu besar bagi kawasan yang ada dlsekitarnya, bagi Kota Demak pada umumnya. Adanya bangunan inilah yang menyebabkan kawasan ini disebut kampung Stasiun. Kegiatan revitalisasi atau menghidupkan kembali bangunan Stasiun Demak tidak dapat terlepas dari kegiatan konservasi. Melalui kegiatan konservasi ini, perencanaan dan perancangan bangunan Stasiun Demak dengan fungsi baru sebagai Taman Budaya Demak berawal Taman Budaya Demak merupakan sebuah fasilitas sebagai pusat pembelajaran, dan pengembangan kebuadayaan yang Berkembang di Demak. Memasukkan sebuah fungsi baru ke dalam bangunan yang hendak dilestarikan harus mengikuti beberapa kaidah - kaidah perlakuan tertentu terhadap bangunan, yaitu peraturan konservasi bangunan. Dalam penulisan tugas akhir ini, konsep perancangan ditekankan pada integrasi atau memadukan fungsi sebagai Taman Budaya ke dalam Bangunan yang semula adalah Terminal Kereta Api. Integrasi fungsi ini menjadi sangat kompleks saat bangunan merupakan bangunan yang memiliki nilai tinggi. Perlakuan terhadap bangunan menjadi sangat spesifik dan mengikat, namun menjadikan nilai dan fungsi bangunan menjadi lebifi kaya. Oleh karena itu, integrasi fungsi sebagai Taman Budaya Demak ini diharapkgn dapat menghidupkan ^kembali nafas dari bangunan Stasiun Demak dan meningkatkan kembali nilai bangunan ini terhadap terhadap kawasannya.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/399
    Collections
    • Architecture [3993]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV