• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan antara Penggunaan Masker terhadap Kejadian Akne Vulgaris pada Petugas Kesehatan di RS UII

    Thumbnail
    Date
    2021-09-22
    Author
    Rahman, Ayuvita Alifa
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Pandemi COVID-19 menyebabkan petugas kesehatan harus menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dalam menjalankan tugasnya. Salah satu APD yang dapat mencegah penyebaran COVID-19 adalah masker. Penggunaan masker dalam jangka waktu lama diketahui dapat menimbulkan akne vulgaris atau sering disebut sebagai mask acne. Faktor yang mungkin mempengaruhi kejadian akne vulgaris adalah lama penggunaan masker, jenis masker, dan frekuensi penggantian masker. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara penggunaan masker terhadap kejadian akne vulgaris pada petugas kesehatan di RS UII Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan studi observasional dengan desain cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni hingga Juli 2021 di RS UII. Subyek ditentukan dengan teknik total sampling. Sebanyak 66 responden memenuhi kriteria inklusi dan menyetujui lembar informed consent. Data didapatkan melalui kuesioner yang disebar secara online dan offline. Data selanjutnya dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji ChiSquare. Hasil: Mayoritas responden menggunakan masker selama >8 jam (84,8%). Jenis masker yang paling banyak digunakan adalah masker bedah (63,6%). Frekuensi penggantian masker dilakukan >4 jam/hari (75,8%). Kejadian akne vulgaris dilaporkan pada 15 petugas kesehatan (22,7%). Setelah dilakukan analisis, tidak terdapat hubungan antara lama penggunaan masker, jenis masker, dan frekuensi penggantian masker dengan kejadian akne vulgaris pada petugas kesehatan RS UII. P value 1,000; 0,067; dan 0,493 (p>0,05). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan penggunaan masker terhadap kejadian akne vulgaris pada petugas kesehatan di RS UII
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/39752
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV