• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Penambahan Abu Sekam Padi dan Matos Sebagai Bahan Stabilisasi Tanah Lempung Terhadap Nilai Cbr Dan Swelling (The Effect Of Addition Of Rice Husk Ash and Matos As Stabilizing Materials Of Clay To The Value Of Cbr And Swelling)

    Thumbnail
    View/Open
    16511251.pdf (2.714Mb)
    Date
    2022-04-25
    Author
    Sukmawati, Dewi Kurnia
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Tanah merupakan bagian yang sangat penting dalam setiap pekerjaan konstruksi, karena berfungsi menerima dan menahan beban dari struktur diatasnya, sehingga tanah harus memiliki daya dukung yang baik. Namun tanah lempung memiliki nilai kembang susut relatif tinggi yang disebabkan oleh perubahan kadar air. Tanah lempung dengan kadar air tinggi memiliki daya dukung yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan abu sekam padi dan matos terhadap nilai CBR dan swelling pada tanah yang berasal dari Desa Pereng, Prambanan, Klaten, Jawa Tengah. Penelitian ini terdiri atas pengujian properties tanah, analisis granuler, batas konsistensi, dan pemadatan tanah. Kemudian dilakukan pengujian CBR unsoaked dan CBR soaked dengan menggunakan kadar penambahan matos yang ditetapkan sebesar 1% dan variasi abu sekam padi sebesar 5%, 10%, dan 15% dengan masa pemeraman 0, 3, dan 7 hari dan perendaman selama 4 hari, serta dilakukan pengujian swelling. Hasil penelitian diperoleh bahwa berdasarkan klasifikasi AASHTO tanah yang digunakan termasuk dalam kelompok A-7-5 yang memiliki tanah berlempung dengan sifat cukup baik hingga buruk. Hasil pengujian CBR tanah asli unsoaked sebesar 7,580% dan CBR tanah asli soaked sebesar 2,790%, serta swelling tanah asli sebesar 9,591%. Setelah penambahan 1% matos nilai CBR unsoaked meningkat menjadi 9,998% pada pemeraman 7 hari, sedangkan CBR soaked mengalami penurunan menjadi 1,163%. Penambahan 1% matos dan 15% abu sekam padi menghasilkan nilai CBR unsoaked sebesar 16,275%, nilai CBR soaked sebesar 4,883%, dan swelling sebesar 3,871%, sehingga campuran tersebut merupakan campuran dengan persentase paling optimum.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/39598
    Collections
    • Environmental Engineering [1834]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV