• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Ekstrak Etanol Jintan Hitam Dalam Sediaan Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System (Snedds) Terhadap Gambaran Histopatologis Ginjal Tikus Pasca Induksi Diabetes Dengan Aloksan

    Thumbnail
    Date
    2021-12-20
    Author
    Sari, Dinda Nawang 18711076
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Diabetes melitus merupakan penyakit yang menjadi masalah penting dalam kesehatan masyarakat. Pengontrolan kadar gula darah berkelanjutan merupakan tujuan terapi pada DM untuk mencegah komplikasi lebih lanjut, salah satunya adalah nefropati yang menyebabkan morbiditas terbanyak pada pasien DM. Minyak biji jintan hitam diketahui memiliki manfaat sebagai antidiabetik. Penggunaan jintan hitam dalam bentuk sediaan SNEDDS yang memiliki bioavaibilitas tinggi diharapkan mampu meningkatkan efek terapi dengan toksisitas rendah pada penderita DM. Tujuan Penelitian : Mengetahui efektivitas pemberian ekstrak etanol jintan hitam dalam sediaan SNEDDS terhadap gambaran histologis ginjal tikus pasca induksi diabetes dengan aloksan. Metode Penelitian : Desain penelitian berupa true experimental dan rancangan penelitian post-test control group design. Penelitian ini menggunakan tikus Rattus norvegicus jantan yang dikelompokkan menjadi tujuh kelompok. Kelompok hewan uji diinduksi menggunakan aloksan dengan dosis 150 mg/kgBB intraperitoneal dan diintervensi selama 4 minggu. Kelompok kontrol diintervensi menggunakan glibenclamide dan plasebo. Kelompok perlakuan akan diintervensi dengan ekstrak biji jintan hitam (200 mg/kgBB dan 400 mg/kgBB) dan ekstrak biji jintan hitam dalam sediaan SNEDDS (200 mg/kgBB dan 400 mg/kgBB). Ginjal tikus kemudian diambil dan dilakukan uji histologis ginjal. Analisis data menggunakan software statistic SPSS 24. Hasil : Pengamatan histologis ginjal ditemukan adanya penyempitan tubulus, sel nekrosis, dan peningkatan diameter glomerulus ginjal pada kelompok DM. Hasil analisis, tidak ada perbedaan kelainan yang signifikan antar kelompok (p>0,05) dengan p=0,091 pada penyempitan tubulus, p=0,067 pada sel nekrosis, dan p=0,526 pada diameter glomerulus. Kesimpulan : Ekstrak biji jintan hitam dalam sediaan SNEDDS tidak berpengaruh secara signifikan pada perubahan histologis ginjal tikus.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/39481
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV