• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Heat Stress Dan Dampaknya Pada Pekerja Di Rumah Sakit Jiwa Grhasia Sleman Menggunakan Pendekatan Pemodelan Sistem Dinamis

    Thumbnail
    View/Open
    18513223 (4.810Mb)
    Date
    2022
    Author
    Kholidiyah, Rima Noor Lailatul
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    RIMA NOOR LAILATUL K. Analisis Heat Stress Dan Dampaknya Pada Pekerja Di Rumah Sakit Jiwa Grhasia Sleman Menggunakan Pendekatan Pemodelan Sistem Dinamis. Dibimbing oleh Fina Binazir Maziya, S.T., M.T. dan Fajri Mulya Iresha, S.T., M.T., Ph.D. Iklim kerja (panas) di lingkungan kerja harus dijaga karena dapat memicu timbulnya Penyakit Akibat Kerja (PAK) yaitu heat stress. Heat stress dapat menyebabkan dampak lain yaitu, heat strain, heat exhaustion, heat cramps, dan heat stroke. Hal tersebut menyebabkan perlu adanya analisis mengenai iklim kerja (panas) menggunakan alat questemp dengan Indeks Suhu Basah dan Bola (ISBB). Dalam penelitian ini, analisis dilakukan untuk mengetahui heat stress di lingkungan kerja Rumah Sakit Jiwa Grhasia, menganalisis dampak heat stress terhadap pekerja serta membuat simulasi menggunakan model dinamis. Pengukuran dilakukan pada area yang memiliki alat penghasil panas dan terdapat pekerja pada area tersebut. Parameter yang digunakan adalah Suhu Bola (SB) dan Suhu Bola Alami (SBA) yang dapat menghasilkan nilai ISBB. Nilai ISBB tertinggi adalah pada area produksi instalasi gizi dengan rata-rata hasil pengukuran pada titik 1 sebesar 27.15℃ dan rata-rata di titik 2 sebesar 26.67℃. Sesuai dengan SNI kedua hasil pengukuran tersebut masih dalam batas aman dan tidak melebihi Nilai Ambang Batas (NAB). Meskipun pada hasil pengukuran tidak melebihi NAB namun rekomendasi pemasangan turbin ventilator diberikan agar potensi terjadinya heat stress dapat dicegah. Dengan memasang turbin ventilator, temperatur dapat berkurang sebesar 2℃.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/38914
    Collections
    • Environmental Engineering [1832]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV