| dc.description.abstract | Telah dilakukan validasi metode penentuan kalsium (Ca) pada sampel tanaman menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA) di Balai Pengkajian dan Teknologi Pertanian (BPTP) Yogyakarta. Tujuan penelitian ini untuk menentukan hasil analisis kuantitatif (penentuan nilai linieritas, repeatibilitas, limit deteksi (LOD), limit kuantitasi (LOQ), akurasi dan estimasi ketidakpastian pengukuran) dalam sampel tanaman dan membuktikan bahwa hasil uji validasi metode penentuan kalsium (Ca) telah memenuhi spesifikasi dari Balai Pengkajian dan Teknologi Pertanian (BPTP) Yogyakarta. Sampel yang digunakan yakni sampel tanaman sebanyak 0,5 gram. Metode yang digunakan yakni destruksi basah dengan menggunakan asam nitrat (HNO3) 65 % dan asam perklorat (HClO4) p.a 60 %. Ekstrak yang diperoleh diencerkan dengan larutan LaCl3 0,25%, kemudian diukur pada panjang gelombang 422,7 nm dengan instrument Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). Parameter validasi yang digunakan linieritas, repeatibilitas, limit deteksi (LOD), limit kuantitasi (LOQ), akurasi dan estimasi ketidakpastian pengukuran. Berdasarkan hasil penentuan Kalsium (Ca) pada sampel tanaman yang telah dilakukan didapatkan hasil linieritas persamaan garis untuk pengukuran standar sampel tanaman yakni sebesar y = 0,0223x + 0,0198, koefisien kolerasi (r) sebesar 0,9935 dan koefiesien determinasi (R2) sebesar 0,9897; % RSD 1,49 % dengan CV Horwitz 8,33 % dan 2/3 CV Horwitz 5,55 % (% RSD < CV Horwitz); LOD sebesar 0,0179 mg/L; LOQ sebesar 0,0595 mg/L;% recovery sebesar 103,74 % (90 – 110%) dan estimasi ketidakpastian pengukuran sebesar ( 0,06 ± 1,64 %). Berdasarkan perolehan data disimpulkan bahwa metode analisis penentuan kalsium (Ca) pada sampel tanaman menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA) di Balai Pengkajian dan Teknologi Pertanian (BPTP) Yogyakarta telah valid.
Kata kunci : Atomic Absorption Spectrometry (AAS) atau Spektofotometer Serapan Atom (SSA), destruksi basah, unsur Kalsium (Ca), uji sampel tanaman, validasi metode | en_US |