• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Peningkatan Kuat Geser Tanah Lempung yang Distabilisasi dengan Batu Gamping dan Semen Putih

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (146.6Kb)
    02 preliminari.pdf (301.5Kb)
    03 daftar isi.pdf (250.9Kb)
    04 abstract.pdf (61.46Kb)
    05.1 bab 1.pdf (148.6Kb)
    05.2 bab 2.pdf (185.0Kb)
    05.3 bab 3.pdf (629.0Kb)
    05.4 bab 4.pdf (117.6Kb)
    05.5 bab 5.pdf (679.5Kb)
    05.6 BAB 6.pdf (382.6Kb)
    05.7 bab 7.pdf (77.86Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (50.27Kb)
    Date
    2004
    Author
    Fridayana, Yogi
    Chandra, Teza Kusuma Ade
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Tanah Lempung merupakan tanah yang secara fisik dan teknis kurang memenuhi persyaratan untuk pekerjaan bangunan, karena memiliki kekuatan yang rendah dan pengembangan yang cukup besar. Untuk itu diperlukan usaha perbaikan dengan cara stabilisasi tanah untuk mencapai persyaratan teknis tertentu. Penelitian ini mencoba menganalisis besarnya kuat geser tanah lempung dengan penambahan batu gamping dan semen putih yang dilakukan dengan berbagai macam pengujian di Laboratorium Mekanika Tanah, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta. Sampel tanah lempung diambil dari daerah Sumber Lawang, Sragen, Jawa Tengah. Penambahan batu gamping dan semen putih masing-masing 0%, 3%, 6%, 9%, 12% dan 15% terhadap berat kering tanah dengan waktu pemeraman 0 hari, 3 hari, 7 hari dan 14 hari. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah asliyang telah dicampur dengan batu gamping mengalami peningkatan kuat geser maksimum pada penambahan batu gamping 9% yaitu sebesar 92,176% pada pengujian Geser Langsung, dan 380,721% pada pengujian Triaksiai Tipe UU. Pada tanah asli yang telah dicampur dengan semen putih mengalami peningkatan kuat geser maksimum pada penambahan semen putih 15% yaitu sebesar 313,694% pada pengujian Geser Langsung, dan 648,438% pada pengujian Triaksial Tipe UU. Pada tanah ash yang telah dicampur dengan 9% batu gamping dan 15% semen putih mengalami peningkatan kuat geser maksimum sebesar 271,175% pada pengujian Geser Langsung, dan 848,549% pada pengujian Triaksiai Tipe UU. Peningkatan kuat geser maksimum ini terjadi pada masa pemeraman 14 Hari.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/3239
    Collections
    • Civil Engineering [4779]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV