• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Tata Ruang Dalam Bangsal P3/Klas 2 Rumah Sakit Jiwa Tipe A Prof. dr Soeroyo di Magelang terhadap Keselamatan dan Keamanan Pasien Mental Dewasa sebagai Rekomendasi Pra-Rancangan Bangsal Tersebut

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (34.61Kb)
    02 preliminari.pdf (277.1Kb)
    03 daftar isi.pdf (234.6Kb)
    04 abstract.pdf (91.52Kb)
    05.1 bab 1.pdf (413.7Kb)
    05.2 bab 2.pdf (1.276Mb)
    05.3 bab 3.pdf (969.9Kb)
    05.4 bab 4.pdf (630.6Kb)
    05.5 bab 5.pdf (6.468Mb)
    05.6 bab 6.pdf (303.5Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (97.43Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (902.3Kb)
    Date
    2003
    Author
    Haryangsah, Ranu
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pada dasarnya manusia memiliki hubungan yang sangat erat dengan lingkungan yang melingkupinya, lingkungan dalam hal ini adalah arsitektur. Hubungan tersebut merupakan hubungan yang saling mempengaruhi. Lingkungan/arsitektur memberikan rangsangan/stimuli yang nantinya direspon dan dilengkapi sesuai dengan tingkat pengalaman manusia itu sendiri. Namun pada pasien mental dewasa proses tersebut mengalami kemunduran yang serius. Adanya penafsiran yang berbeda terhadap lingkungan yang melingkupinya dalam hal ini adalah tata ruang dalam bangsal. Sehingga dibutuhkan penyelesaian yang berbeda terhadap tata ruang dalam tersebut. Penafsiran tersebut dapat menimbulkan permasalahan keselamatan terhadap kemungkinan melukai dan terlukai dan keamanan terhadap kemungkinan melarikan diri. Dalam penelitian kali ini sampel yang diambil adalah bangsal P3/Klas 2 di Rumah Sakit Jiwa Prof dr Soeroyo Magelang, yang merupakan bangsal terlama yang melayani sebagian pasien mental dewasa. Pasien mental dewasa sendiri merupakan pasien golongan terbesar yang terdapat di Rumah Sakit Jiwa tersebut. Selama proses pencarian data, ada dua jenis data besar yang di obeservasi dilapangan, yaitu data yang bersifat data teknis/fisik bangsal dan data yang bersifat non teknis/pola perilaku dari pasien mental dewasa tersebut. Metode yang digunakan adalah observasi langsung dan tidak langsung serta komunikasi langsung/wawancara. Melalui dua data besar tersebut kemudian dilakukan pemetaan perilaku (behavioral mapping) dan di analisis dengan menggunakan super imposed pada setiap ruangnya. Hasil akhir yang nantinya digunakan sebagai rekomendasi pra­rancangan bangsal tersebut merupakan rekomendasi pada setiap elemen tata ruang dalam yang disusun bedasarkan ruang-ruang yang ada pada bangsal tersebut.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/3208
    Collections
    • Architecture [3971]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV