• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perancangan Kawasan Wisata dan Fasilitas Rest Area di Kawasan Hutan Bunder, Patuk, Gunungkidul Tema Perjalanan sebagai Dasar untuk Mengolah Penampilan, Sirkulasi Antar Bangunan Sesuai dengan Potensi Alami Hutan Bunder

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (65.28Kb)
    02 preliminari.pdf (173.2Kb)
    03 daftar isi.pdf (117.7Kb)
    04 abstract.pdf (90.02Kb)
    05.1 bab 1.pdf (1.379Mb)
    05.2 bab 2.pdf (4.099Mb)
    06 daftar pustaka.pdf (60.32Kb)
    Date
    2005
    Author
    Ratnawati, Amelia
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Gunungkidul termasuk daerah tujuan wisata utama yang ada di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Oleh karena itu sudah sepantasnya jika pemerintah Kabupaten Gunungkidul meningkatkan sektor pariwisata yang dapat memberikan pemasukan bagi devisa daerah. Lahan di Kabupaten Gunungkidul sebagian besar didominasi oleh perbukitan dengan material batu kapur. Diantara perbukitan tersebut terdapat hutan yang cukup subur yaitu Hutan Bunder yang terletak di ruas kanan kiri jalan Wonosari-Yogya. Hutan Bunder tersebut merupakan pintu gerbang masuk ke kota Wonosari. Dengan batas utara berupa Sungai Oyo Di lahan tersebut sudah terdapat rest area yang dapat digunakan untuk istirahat selama dalam perjalanan, tetapi kondisinya sangat memprihatinkan. Maka dari itu di bangunan yang ada di lahan tersebut perlu diperbaharui dan dikembangkan bukan hanya menjadi rest area saja tetapi juga menjadi sebuah kawasan wisata. Di kawasan ini terdapat beberapa ruang yang dapat digunakan untuk melengkapi fasilitas rest area. Dari ruang yang satu ke ruang yang lain menggunkan jalur sikulasi pedestrian. Selama melewati jalur tersebut seolah-olah kita sedang menempuh sebuah perjalanan dan menemukan tempat serta pengalaman yang berbeda-beda sehingga akan terasa adanya dialog dengan alam.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/3141
    Collections
    • Architecture [3988]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV