• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengolahan Limbah Cair Tenun dengan Sistem Constructed Treatment Wetland Menggunakan Kombinasi Tanaman Vetiver dan Bakteri Indigenous

    Thumbnail
    View/Open
    14513186 Erdina Trisna Mukti.pdf (5.926Mb)
    Date
    2020
    Author
    14513186 Erdina Trisna Mukti
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    ERDINA TRISNA MUKTI. Pengolahan Limbah Cair Tenun Dengan Sistem Constructed Treatment Wetland Menggunakan Kombinasi Tanaman Vetiver Dan Bakteri Indigenous. Dibimbing oleh Dr. JONI ALDILLA FAJRI, S.T., M.Eng. dan DEWI WULANDARI, S.Hut., M.Agr., Ph.D. Permasalahan yang akan timbul apabila limbah industri tidak dikelola dengan baik adalah masalah pencemaran lingkungan. Desa Troso Kabupaten Jepara merupakan daerah pengrajin tenun, dimana proses produksinya menghasilkan residu yang berupa air limbah. Oleh karena itu, perlu adanya pengolahan air limbah agar mencegah terjadinya pencemaran limbah di badan air. Constructed Treatment Wetland (CTW) adalah salah satu metode potensial untuk mengolah limbah cair. CTW merupakan system pengolahan yang didesain dan dibangun dengan menggunakan proses alami. Keunggulan dari CTW adalah biaya investasi, operasi, dan pemeliharaan yang murah. Proses yang terjadi dalam CTW antara lain nitrifikasi, denitrifikasi, volatilisasi, adsorpsi, sedimentasi, filtrasi dan degradasi secara biotik dan abiotik. Lima buah bak CTW dibuat dengan beberapa kombinasi dari tanaman dan bakteri. Setiap bak CTW dapat memuat hingga 4L limbah cair tenun dan sistem dioperasikan secara batch selama 1,5 bulan. Kinerja CTW dianalisa dengan menguji beberapa parameter seperti COD, TSS, warna, logam berat, pH, TDS, EC, dan suhu. Hasil data yang diperoleh menunjukkan bahwa COD direduksi sampai 51%, TSS 50%, dan warna 96%. Penelitian ini menunjukkan CTW dengan kombinasi tanaman Vetiveria zizanioides dan bakteri memiliki potensial untuk mengolah limbah cair tenun dan dapat diaplikasikan dalam skala besar untuk mengatasi pencemaran lingkungan. Kata kunci: Bakteri indigenous, constructed treatment wetland, tanaman vetiver, limbah cair tenun
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/30638
    Collections
    • Environmental Engineering [1834]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV