Show simple item record

dc.contributor.advisorProf. Dr. Drs. Nur Feriyanto, M.Si.
dc.contributor.authorNeneng Susilowati
dc.date.accessioned2021-07-14T03:05:44Z
dc.date.available2021-07-14T03:05:44Z
dc.date.issued2020-10-20
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/30471
dc.description.abstractakat, Infak dan Sedekah merupakan salah satu instrumen dalam Islam yang dapat mengatasi kemisikinan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh inflasi, indeks pembangunan manusia, pendapatan perkapita dan pendapatan asli daerah terhadap pembayaran zakat, Infak dan sedekah di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Penelitian ini bersifat kuantitatif dan menggunakan data sekunder. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik, BAZNAS, dan Bank Indonesia dari tahun 2013-2017 serta mencakup 28 provinsi di Indonesia. Jenis data yang digunakan adalah kombinasi antara data time series dan cross section. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inflasi dan indeks pembangunan manusia, berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pembayaran zakat,Infak dan sedekah. Pendapatan perkapita memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pembayaran zakat, Infak dan sedekah. Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pembayaran zakat, Infak dan sedekah.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPembayaran ZISen_US
dc.subjectInflasien_US
dc.subjectIndeks Pembangunan Manusia (IPM)en_US
dc.subjectPendapatan Perkapitaen_US
dc.subjectPendapatan Asli Daerah (PAD)en_US
dc.titlePengaruh Indikator Makroekonomi Terhadap Pembayaran Zis Pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Tahun 2013-2017en_US
dc.Identifier.NIM17918019


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record