• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pemanfaatan Biji Pepaya (Carica papaya L.) sebagai Biokoagulan pada Pengolahan Limbah Cair Industri Batik

    Thumbnail
    View/Open
    16612135 Nurul Hidayati Airun.pdf (4.717Mb)
    Date
    2020
    Author
    16612135 Nurul Hidayati Airun
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Telah dilakukan penelitian pengolahan limbah cair industri batik menggunakan koagulan alami dengan metode koagulasi-flokulasi. Koagulan alami yang digunakan yaitu biji pepaya (Carica papaya L.) dengan variasi dosis sebesar 250, 500, 750 dan 1000 mg/250 mL limbah industri batik dan variasi ukuran partikel yaitu 150, 200, dan 250 mesh. Karakterisasi efisiensi proses dilakukan berdasarkan parameter penurunan kekeruhan, Total Dissolved Solids (TDS), Electrical Conductivity (EC), Chemical Oxygen Demand (COD), penurunan logam total Pb dan Cr, sedangkan performa biokoagulan dievaluasi berdasarkan intensitas cahaya (Efek Tyndall), Sludge Volume Index (SVI), dan Sludge Mass. Hasil penelitian menunjukkan penurunan kekeruhan sebesar 92,2%, Total Dissolved Solids (TDS) 686 mg/L, Electrical Conductivity (EC) 2,11 mS/cm, penurunan Chemical Oxygen Demand (COD) sebesar 49,7%, penurunan logam berat Pb dan Cr secara berturut-turut sebesar 56,9 dan 61,6%, sedangkan untuk evaluasi performa biokoagulan diperoleh intensitas cahaya sebesar 538 Lux, Sludge Volume Index (SVI) sebesar 1,40 mL/g, dan Sludge Mass diperoleh sebesar 67,3%. Hasil tersebut diperoleh pada dosis dan ukuran partikel optimum yaitu 1000 mg dan 250 mesh. Selanjutnya hasil tersebut dibandingkan dengan penggunaan koagulan kimia PAC (Poly Aluminium Chloride) yang menghasilkan penurunan kekeruhan sebesar 90%, Total Dissolved Solids (TDS) sebesar 203 mg/L, Electrical Conductivity 1,96 mS/cm, Sludge Volume Index sebesar 1,44 mL/g, serta Sludge Mass diperoleh sebesar 67,2%. Hal ini menunjukkan bahwa biokoagulan biji pepaya (Carica papaya L.) memiliki potensi yang besar sebagai koagulan pengganti koagulan kimia pada pengolahan limbah cair industri batik. Biokoagulan memiliki berbagai kelebihan yaitu ramah lingkungan, ekonomis, bahan baku yang mudah diperoleh, serta biodegradable. Kata kunci : Air limbah, Batik, Biji papaya (Carica papaya L), Koagulasi, Poli Aluminium Klorida
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/ 123456789/30456
    Collections
    • Chemistry [738]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV