• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Evaluasi Efisiensi Tray Aerator terhadap Penurunan Konsentrasi Fe2+ di Wilayah Kerja PDAM Kabupaten Sleman

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (45.27Kb)
    02 preliminari.pdf (118.1Kb)
    03 daftar isi.pdf (155.1Kb)
    04 abstract.pdf (63.34Kb)
    05.1 bab 1.pdf (124.0Kb)
    05.2 bab 2.pdf (804.3Kb)
    05.3 bab 3.pdf (249.5Kb)
    05.4 bab 4.pdf (287.4Kb)
    05.5 bab 5.pdf (736.2Kb)
    05.6 bab 6.pdf (50.53Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (59.78Kb)
    Date
    2005
    Author
    Mardiah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Besi adalah mineral-mineral yang umumnya ditemukan di dalam tanah, dimana terdapat dalam bentuk oksidan, yaitu oksida besi. Pada air tanah biasanya besi berada sebagai Fe2+ yang terlarut dan ditemukan dalam konsentrasi oksida besi yang tinggi. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Sleman mengambil air bakunya berasal dari air tanah sebanyak 91,7 % dengan kualitas yang kurang baik karena mengandung besi dan mangan tinggi. Untuk mengatasi masalah tersebut, PDAM membuat unit pengolahan berupa aerator. Metode penelitian ini meliputi pengambilan sampel air yang diambil berasal dari inlet, bagian-bagian tray, outlet tray aerator, dan outlet filtrasi, dilanjutkan dengan pemeriksaan parameter temperatur air, pH, dan oksigen terlarut. Kemudian dilakukan pemeriksaan secara laboratorium untuk parameter Fe, alkali-asiditas dan kekeruhan. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa tray aerator di daerah Prambanan terdiri dari 5 tray dengan efisiensi terhadap penurunan konsentrasi Fe2+ pada masing-masing tray yaitu 66,22 %, 18,64 %, 15,77 %, 7,60 %, 0,63 %, dan efisiensi di outlet aerator sebesar 20,71 % bila dibandingkan efisiensi di filtrasi yaitu 12,05 %. Dengan konsentrasi besi total, Ferro, dan Ferri di akhir sistem yaitu 0,726 mg/L, 0,078 mg/L, dan 0,648 mg/L. Kinerja aerator PDAM Sleman yang terdapat di daerah Prambanan dilihat dari parameter Fe2+, oksigen terlarut, pH dan kekeruhan yaitu dapat menurunkan konsentrasi Fe2+ sebesar 0,013 mg/L dan menaikkan konsentrasi oksigen terlarut sebesar 0,328 mg/L, hanya saja dari proses ini dapat menurunkan pH sebesar 0,12 dan menaikkan konsentrasi kekeruhan sebesar 1,05 mg/L.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/2944
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV