• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Cottage sebagai Fasilitas Pendukung Wisata Segara Anakan Cilacap

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (33.47Kb)
    02 preliminari.pdf (115.2Kb)
    03 daftar isi.pdf (145.9Kb)
    04 abstract.pdf (64.17Kb)
    05.1 bab 1.pdf (230.4Kb)
    05.2 bab 2.pdf (902.7Kb)
    05.3 bab 3.pdf (887.8Kb)
    05.4 bab 4.pdf (640.0Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (60.22Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (836.8Kb)
    Date
    1998
    Author
    Fakhruddin, Budi Arif
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Besarnya arus wisatawan yang datang ke Indonesia menunjukkan besarnya potensi yang dimiliki Indonesia. Salah satunya adalah kawasan Segara Anakan Kec. Kawunganten, Kab. Cilacap yang berbatasan langsung dengan Pulau Nusakambangan. Kawasan ini mempunyai potensi wisata, diantaranya adalah hutan mangrove, keragaman flora dan fauna, Gua Masegitsela dan keindahan alam lainnya. Besarnya wisatawan yang menikmati Segara Anakan membutuhkan suatu fasilitas akomodasi yang dapat menyatu dengan alam. Untuk itu dipilih cottage yang diharapkan mampu menjaga integritas antara wisatawan, hunian dan alam tanpa meninggalkan ciri khas Kawasan Segara Anakan sebagai Kampung Nelayan. Konsep desain cottage adalah menampilkan bangunan yang mencenninkan arsitektur kampung laut dan menempatkan cottage sebagai pendukung wisata Segara Anakan yang dapat terpadu dengan lingkungan. Pendekatan yang digunakan adalah pencerminan arsitektur tradisional Kampung Laut melalui tampilan, tata letak dan orientasi bangunan. Arsitektur Kampung Laut dijabarkan dalam bangunan berupa masa bangunan jamak berdasar pada karakter dan macam kegiatan, bahan bangunan yang dapat mencenninkan tradisional Kampung Laut dengan memperhatikan kenyamanan dan keamanan, interior ruangan dengan interior tradisional dipadu dengan interior masa kini, sedangkan struktur bangunan adalah struktur yang jelas dan mudah dipahami. Tata letak adalah dengan memperhatikan pembagian perkampungan laut dalam zoning kawasan berupa zone penerima sebagai dennaga dan resepsionis, zone publik sebagai fasilitas servis dan zone privat sebagai tempat peristirahatan. Orientasi bangunan ditampilkan melalui pola kesatuan hunmn dalam kelompok kampung
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/2933
    Collections
    • Architecture [3971]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV