• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Manajemen Supply Chain pada Bangunan Gedung dan Ranking Pekerjaan Subkontraktor dengan Metode AHP

    Thumbnail
    View/Open
    12511348 M Raid Alfaruqi.pdf (6.893Mb)
    Date
    2020
    Author
    12511348 M Raid Alfaruqi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Supply chain merupakan suatu jaringan kerjasama antar pelaksana proyek dalam terlaksananya pelaksanaan proyek. Kerjasama tersebut tentunya memiliki tujuan yang sama, yakni terciptanya produk bermutu tinggi yan akan memberikan manfaat bagi konsumen dan memberikan keuntungan berupa profit bagi pelaksananya. Kerjasama dalam anggota supply chain terutama dari kontraktor ke subkontraktor ataupun supplier, mayoritas masih menggunakan sistem discreate atau bisa dikatakan juga sebagai sistem tradisional. Dalam sistem kerja sama antara kontraktor utama dengan subkontraktor mauppun supplier, dibutuhkan sistem relational sebagai pondasi hubungan untuk membangun kerjasama dalam jangka panjang. Dalam penelitian ini menggunakan data primer berupa hasil wawancara dan pengisian kuisioner yang berupa justifikasi ahli berpengalaman dengan proyek konstruksi. Yaitu berupa ranking pekerjaan dalam 5 aspek diantaranya aspek struktural, arsitektural, plumbing, mechanical, dan electrical. Dalam pengambilan keputusan metode AHP (Analytical Hierarchy Process) digunakan untuk memaksimalkan justifikasi dan meminimalisir bias kognitif. Hasil dari penelitian ini merupakan ranking pekerjaan dari kelima jenis pekerjaan yang paling urgen untuk diterapkanya CSCM (Construction Supply Chain Management) dan dibangun kerjasama dengan pihak subkontraktor. Pekerjaan paling di prioritaskan dalam strukutrual, adalah beton precast. Pekerjaan paling diprioritaskan dalam arsitektural adalah dinding precast. Pekerjaan paling diprioritaskan dalam mechanical adalah instalasi lift. Pekerjaan paling di prioritaskan dalam plumbing adalah pekerjaan sumur bor. Pekerjaan paling diprioritaskan dalam electrical, adalah distribusi listrik,.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/29319
    Collections
    • Civil Engineering [4779]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV