Show simple item record

dc.contributor.advisorMuhammad Zulfikar Rakhmat
dc.contributor.author14323071 Anang Tamianda
dc.date.accessioned2021-06-14T06:21:02Z
dc.date.available2021-06-14T06:21:02Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/29288
dc.description.abstractPenelitian ini membahas proses yang mempengaruhi pengambilan kebijakan Pemerintah Indonesia atas dukungan Republik Vanuatu terhadap gerakan Kemerdeakaan Papua pada tahun 2014-2019. Bahwa pada pemerintahan Jokowi adanya isu hububungan internasional yang mencut atas klaimnya dari ULMWP yang mendapatkan tandatngan perisi 1, 8 juta dari masyarakat Papua Barat untuk mendukung Papua merdeka yang diserahkan kepada Ketua Dewan HAM PBB. Tentunya isu ini muncul disebakan oleh Vanuatu yang memfasilitasi ULMWP untuk berbicara di hadapan internasional. Dengan melihat aspek kondisi politik dalam negeri, Pemerintah Indonesia melakukan cara-cara diplomatis dalam mengambil kebijakan tersebut untuk menyikapi persoalan yang dilakukan oleh Vanuatu. Maka daripada itu, hadirnya penelitian ini untuk menganalisis dari aspek kondisi politik dalam negeri melalui faktor birokrat, partai politik, kelompok kepentingan, dan media massa untuk melihat proses pengambilan kebijakan pemerintah Indonesia atas dukungan Vanuatu terhadap gerakan Kemerdekaan Papua.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectIndonesiaen_US
dc.subjectVanuatuen_US
dc.subjectGerakan Kemerdekaan Papuaen_US
dc.titleAnalisis Proses Pengambilan Kebijakan Luar Negeri Indonesia atas Dukungan Republik Vanuatu terhadap Gerakan Kemerdekaan Papua Barat pada Tahun 2014-2019en_US
dc.Identifier.NIM14323071


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record