• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perbedaanantara Hasil Pemeriksaan Oftalmoskop Direk Dengan Pemeriksaan Subyektif Trial Lenspada Pasien Dengan Anomali Refraksi

    Thumbnail
    Date
    2017-08-14
    Author
    Ilman, Detia Anandari /13711025
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Anomali refraksi merupakan kelainan pada mata dengan prevalensi yang tinggi dan merupakan penyebab kebutaan jika tidak dikoreksi. Pemeriksaan umumnya dilakukan dengan trial lens, namun pemeriksaan sulitdiaplikasikan pada beberapa kasusserta alat tidak selalu tersedia di pelayanan kesehatan. Angka rekoss yang terdapat pada oftalmoskop direk dapat menjadi alternatif pemeriksaan pada anomali refraksi.Tujuan: Untuk mengetahui perbedaanantara angka rekosspada pemeriksaan oftalmoskop direk dengan hasil pemeriksaan subjektif trial lens.Metode Penelitian: Desain penelitian ini adalahcross sectionaldengan jumlah subjek sebanyak 105 orang yang memiliki anomali refraksi berupa ametropia sferis. Subjek adalahmahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesiaberusia 16-21 tahun. Pengambilan data dilakukan dengan pemeriksaan subjektif trial lensdan pemeriksaan oftalmoskop direk oleh oftalmologis. Hasil yang ditunjukkan angka rekoss pada pemeriksaanoftalmoskop direk kemudian dibagi dua karena dianggap dua kali lebih besar daripada hasil yang sesungguhnya. Data kemudian dianalisis mengggunakan softwarestatistik dengan uji dua sampel berpasangan.Hasil Penelitian: Dari hasil analisis didapatkan nilai probabilitas(Sig.) dari pemeriksaan pada mata kanan dan kirisebesar 0,000. Pada uji beda sampel berpasangan didapatkan Sig.(2-tailed)sebesar 0,421 pada mata kanan dan 0,729 pada mata kiri. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pemeriksaan trial lensdan oftalmoskop direk serta tidak terdapat perbedaan pada hasil yang didapatkan dari kedua pemeriksaan.Kesimpulan:Angka rekossyang didapatkan adalah 2 kali lebih besar dari kekuatan lensa koreksi yang dibutuhkan pasien setelah dibandingkan dengan hasil yang didapatkan dari pemeriksaan menggunakan pemeriksaan subjektif trial lens.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/29120
    Collections
    • Medical Education [2782]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV