• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Radisi Merti Desa di Desa Kemranggen Kecamatan Bruno Kabupaten Purworejo dalam Perspektif Fikih Budaya (Studi pada Masyarakat Desa Kemranggen)

    Thumbnail
    View/Open
    17913119 Septian Fiktor Riyantoro.pdf (13.79Mb)
    Date
    2020
    Author
    17913119 Septian Fiktor Riyantoro
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini membahas tentang bagaimana praktik Tradisi Merti Desa di masyarakat Desa Kemranggen dengan Perspektif Fikih Budaya. Sebagaimana yang terjadi pada masyarakat Desa Kemranggen, apakah eksistensi pelaksanaan Tradisi Merti Desa tersebut, dengan melihat dampaknya maupun pandangan dari masyarakatnya bahwa fenomena yang ada pada saat pelaksanaan Tradisi bisa untuk dipertahankan atau tidak . Penelitian ini merupakan penelitian lapangan atau field research dengan menggunakan pendekatan historis sosio-antropologis dan normatif. Penelitian ini berangkat dari kurangnya penelitian yang mengkaji tentang budaya tersebut dari segi Fikih Budaya bukan dari Hukum pelaksanaanya. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Suatu adat dan tradisi tidak bisa hanya dilihat dari sudut pandang salah satu masyarakat. Namun, konteks suatu adat dan tradisi yaitu, nilai dari fenomena yang ada untuk masyarakat keseluruhan. Dengan mengambil nilai dari berbagai fenomena dalam tradisi Merti Desa ini bertujuan akan membawa kearah yang lebih kedepan lagi untuk Desa Kemranggen. Melihat dari sudut pandang Ilmu Antropologi Islam bahwa, jika budaya dikaitkan dengan agama, maka agama yang dipelajari adalah agama sebagai fenomena budaya, bukan ajaran agama yang datang dari Allah. Antropologi tidak membahas salah benarnya suatu agama dan segenap perangkatnya, seperti kepercayaan, ritual dan kepercayaan kepada yang sakral, Wilayah antropologi hanya terbatas pada kajian terhadap fenomena yang muncul. Fenomena dari berbagai sudut pandang dalam prosesi pelaksanaan Tradisi Merti Desa tersebut, dari mulai awal perencanaan pembuatan kelompok/rombongan, pembuatanAmbeng, Panjang ilang, sampai pada prosesi pelaksanaa.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/29066
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1769]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV