Show simple item record

dc.contributor.advisorAlvin Sahroni
dc.contributor.author13524070 Badar Pradipta
dc.date.accessioned2021-06-02T08:14:17Z
dc.date.available2021-06-02T08:14:17Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/28834
dc.description.abstractVariabilitas detak jantung atau heart rate variability (HRV) adalah variasi dari interval antar detak jantung/RR Interval (interval antara puncak R-R dalam sinyal ECG). Secara umum analisis HRV bisa dilakukan dengan 2 metode, yaitu analisis HRV domain waktu (time domain analysis), dan domain frekuensi (frequency domain analysis). Di era digital ini, raw data ECG bisa ditemukan dengan mudah diberbagai halaman di internet, namun hanya sebatas raw data saja. Data yang disediakan tidak disertai dengan adanya perhitungan analisis nilai HRV. Berdasarkan temuan tersebut penulis terinspirasi membuat sebuah “Prototipe Aplikasi Pengolahan Sinyal HRV Menggunakan MATLAB”. Prototipe aplikasi ini menggunakan Graphical User Interface (GUI) MATLAB. Format data yang dapat dibaca dan diproses oleh aplikasi ini terbatas pada data dengan format .mat dan .txt. GUI dibuat dengan fitur berbagai input from user. GUI menampilkan nilai-nilai parameter HRV domain waktu antara lain Mean RR, SDRR, CVRR dan BPM serta parameter HRV domain frekuensi yaitu nilai power dari VLF, LF, dan HF. Output GUI dibandingkan dengan tools lain (software Kubios HRV, dan Program Dari Internet (PDI)). Dari 8 sample raw data ECG yang digunakan (4 data berdurasi 30 menit dan 4 data berdurasi 1 jam) untuk validasi, diketahui tidak ditemui perbedaan nilai BPM. Diketahui selisih perbandingan rata-rata nilai terbesar pada : (1) Mean RR, yaitu 0,1398 ms. (2) SDRR, yaitu 109,9175 ms. Selisih nilai yang cukup besar ini terjadi karena pada Kubios HRV terdapat fitur Artifact correction, yang akan mengoreksi puncak-puncak R yang tidak normal. (3) CVRR, yaitu 0,1518%. Dapat diambil kesimpulan perhitungan pada program GUI sudah relatif benar. Untuk HRV domain frekuensi terjadi perbedaan nilai power dan pola urutan pita frekuensi, karena pada Kubios HRV terdapat fitur Artifact correction. Hal ini menyebabkan setiap karakteristik artifact correctionnya akan menghasikan nilai parameter HRV yang berbeda-beda.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectECGen_US
dc.subjectRR intervalen_US
dc.subjectHRVen_US
dc.subjectGUIen_US
dc.subjectMATLABen_US
dc.subjectTime Domainen_US
dc.subjectFrequency Domainen_US
dc.titlePrototipe Aplikasi Pengolahan Sinyal HRV Menggunakan MATLABen_US
dc.Identifier.NIM13524070


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record