Show simple item record

dc.contributor.advisorHangga Fathana
dc.contributor.authorAsy Syifa Dwinanda Tohirin
dc.date.accessioned2021-04-30T03:54:35Z
dc.date.available2021-04-30T03:54:35Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/28455
dc.description.abstractPemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk dapat menekan angka deforestasi dalam negeri yang menjadi salah satu pemicu tingginya emisi karbon. Situasi dilematis yang dihadapi oleh Pemerintah Indonesia karena adanya benturan antara kepentingan untuk mengupayakan zero deforestation dan kepentingan ekonomi, mengharuskan pemerintah untuk mengambil langkah yang tepat agar kedua kepentingan dapat berjalan beriringan. Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Indonesia untuk mengupayakan zero deforestation adalah dengan bergabung dalam kerja sama Tropical Forest Alliance 2020. Kerja sama antar sektor publik dan swasta tersebut bercita-cita untuk mewujudkan dunia dengan zero deforestation pada tahun 2020. Penulis akan mengulas alasan Indonesia bergabung dalam kerja sama Tropical Forest Alliance 2020 yang ditinjau melalui Teori Kerja Sama Internasional oleh K.J. Holsti. Kepentingan Indonesia yang selaras dengan tujuan Tropical Forest Alliance 2020 mendorong Indonesia untuk bergabung dalam kerja sama tersebut. Penelitian ini juga dilakukan untuk mengetahui berbagai faktor yang melatarbelakangi bergabungnya Indonesia dalam Tropical Forest Alliance 2020 sebagai salah satu upaya zero deforestation di Indonesia.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectZero deforestationen_US
dc.subjectTropical Forest Alliance 2020en_US
dc.subjectkerja samaen_US
dc.subjectmodifikasi strukturalen_US
dc.subjectteori kerja sama internasionalen_US
dc.titleAlasan Indonesia Bergabung Dalam Tropical Forest Alliance 2020en_US
dc.Identifier.NIM16323076


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record