• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PENERAPAN SANKSI PIDANA TERHADAP PELANGGARAN UNDANG-UNDANG NO. 33 TAHUN 2014 TENTANG JAMINAN PRODUK HALAL DI INDONESIA

    Thumbnail
    View/Open
    13421064 Muhammad Salim.pdf (3.348Mb)
    Date
    2017
    Author
    Muhammad Salim
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Gaya Hidup Halal yang semakin tren di kalangan muslim Indonesia bahkan dunia secara tidak langsung menuntut akannya sebuah peraturan yang memayunginya. Undang-Undang Jaminan Produk Halal yang bernuansa islami yang memuat dan mengatur beberapa metode baru dalam proses sertifikasi serta sanksi pidananya telah menjadi suatu fokus pembahasan yang akan dibahas oleh penulis menjelaskan tentang jamnan produk halal baik dalam pelaksanaan proses sertifikasi sebelum dan sesudah diundangkannya undang-undang tersebut, dan juga kajian penerapan akan pasal pidana yang terdapat didalamnya. Penelitian ini bertujuan menganalisa pelaksanaan sertifikasi halal di Indonesia dan juga mengetahui pandangan hukum Islam terhadap penerapan sanksi akibat pelanggaran yang terjadi terhadap ketentuan dalam undang-undang tersebut. Penelitian yang digunakan oleh penulis adalah menggunakan metode penelitian hukum normatif yaitu metode penelitian hukum terhadap aturan hukum yang tertulis dimana perundangan yang menjadi objek penelitian dan sumber data primer dalam penelitian yang dilakukan dengan pendekatan normatif dan yuridis kemudian dianalisis oleh penulis. Berdasarkan hasi penelitian maka diperoleh suatu kesimpulan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam proses sertifikasi sebelum dan sesudah diundangkannya UU JPH, kemudian pula pada pasal pidana yang menjadi fokus utama penelitian yang terdapat didalamnya dapat dikategorikan sebagai ta’zir. Walaupun undang-undang ini bernuansa Islami akan tetapi tidak juga hukuman yang digunakan menggunakan hukuman pokok pidana Islam.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/27662
    Collections
    • Islamic Law [939]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV