• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Terminal Penumpang Kapal Laut Amahai Kabupaten Maluku Tengah

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (58.01Kb)
    02 preliminary.pdf (222.0Kb)
    03 daftar isi.pdf (187.1Kb)
    04 abstract.pdf (109.3Kb)
    05.1 bab 1.pdf (318.5Kb)
    05.2 bab 2.pdf (1.077Mb)
    05.3 bab 3.pdf (630.3Kb)
    05.4 bab 4.pdf (709.1Kb)
    05.5 bab 5.pdf (725.0Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (76.58Kb)
    07.1 Lampiran 1.pdf (670.1Kb)
    Date
    1999
    Author
    Sopalauw, Nurul Hidayati
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Propinsi Maluku wilayahnya terdiri atas ratusan pulau, sebagian diantara pulau-pulau itu sudah didiami dan sebagian lainnya belum ditempati. Untuk menjalin hubungan antar pulau di Maluku diperlukan suatu moda sebagai perantara yang dapat menghubungkan pulau-pulau tersebut. Moda yang digunakan adalah transportasi laut (kapal) dan udara (pesawat). Transportasi laut merupakan alat transportasi yang paling efektif karena ada banyak pulau di antara ratusan pulau di Maluku tidak dapat disinggahi oleh pesawat. Pulau Seram adalah salah satu pulau terbesar di Maluku, sering didatangi oleh pengunjung dari berbagai pulau di dalam dan luar Maluku dengan menggunakan kapal laut sebagai transportasi utama. Kapal laut sebagai trsansportasi utama memerlukan suatu wadah untuk menerima dan menampung kapal yang datang dan pergi. Wadah yang dimaksud adalah pelabuhan laut. Pelabuhan laut Amahai merupakan satu-satunya pelabuhan penumpang dan barang yang ada di pulau Seram dan yang terdekat dan ibu kota Kabupaten Masohi. Pelabuhan ini awalnya hanya disinggahi oleh kapal penumpang antar pulau Maluku dan kapal ikan, namun sejak tahun 1998 sudah disinggahi pula oleh kapal yang melayani rute antar propinsi. Kondisi ini pada akhirnya dapat menjadikan pelabuhan Amahai sebagai pelabuhan Nusantara. Sebagai pelabuhan Nusantara yang melayani rute antar propinsi, Pelabuhan Amahai belum bisa memberikan pelayanan fasilitas yang memadai sesuai kebutuhan, dikarenakan kurangnya prasarana pelabuhan. Disamping kurangnya prasarana yang memberikan nilai minus untuk pelabuhan Amahai, pelabuhan ini juga memiliki kelebihan. Kelebihan ini terdapat pada keindahan alam (potensi alam) yang ada pada wilayah sekitar lokasi pelabuhan. Melihat latar belakang pulau Maluku dan kondisi wilayah serta prasarana pelabuhan Amahai, maka diadakanlah suatu perencanaan prasarana pelabuhan yang dapat memfasilitasi kebutuhan akan datang. Kondisi lingkungan dimana bukit sebagai latar belakang dan pantai berpasir putih melatar depani site pelabuhan, menjadi dasar pertimbangan dalam perancangan Terminal Penumpang Kapal Laut Amahai.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/2606
    Collections
    • Architecture [3971]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV