• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Informatics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Informatics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Log Database Serangan Denial Of Service Menggunakan Density K-Means Method

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.jpg (142.0Kb)
    01.0 cover.pdf (67.99Kb)
    02 preliminari.pdf (187.8Kb)
    03 daftar isi.pdf (58.75Kb)
    04 abstract.pdf (40.81Kb)
    04.1 abstract.txt (1.434Kb)
    05.1 bab 1.pdf (104.4Kb)
    05.2 bab 2.pdf (682.0Kb)
    05.3 bab 3.pdf (651.9Kb)
    05.4 bab 4.pdf (412.2Kb)
    05.5 bab 5.pdf (44.35Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (194.5Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (329.8Kb)
    Date
    2016
    Author
    Iswardani, Ardymulya
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Serangan denial of service yang mengirimkan permintaan massal hingga server tidak mampu beroperasi dengan baik, salah satu teknik dalam membedakan permintaan normal dan dicurigai adanya serangan adalah dengan teknik clustering yang bertujuan memisahkan data log dengan jarak tertentu untuk dikelompokan pada cluster tertentu. Algoritma K-means sebagai teknik clustering dalam mengelompokkan data bekerja berdasarkan perhitungan jarak tertentu. Fungsi Sum of Square Within cluster ditambahkan dalam algoritma K-means untuk mengetahui densitas data pada cluster. Usulan dalam pembelajaran ini adalah menerapkan clustering Density K-means dalam mengelompokkan data log dengan input algoritma ini berupa total frekuensi atribut length & tcplength per jam dengan parameter centroid adalah nilai terkecil, nilai tengah dan nilai terbesar dari dataset total frekuensi length & tcplength sebagai indikator tingkat bahaya yang dikelompokan menjadi tingkat bahaya rendah, sedang & tinggi Hasil clustering dengan algoritma density k-means mengenali cluster dengan tingkat bahaya sedang & tinggi, serta nilai DBI sebesar 0.082 yang menunjukan jumlah cluster yang optimal. Hasil percobaan pengelompokkan dengan algoritma ini menghasilkan cluster bahaya sedang & tinggi, tapi tidak dapat mengenali bahaya rendah. Hal ini disebabkan karena penentuan centroid diawal proses clustering.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/2454
    Collections
    • Master of Informatics [368]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV