• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Takaran Pengisian Bahan Bakar Umum Dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di SPBU Mindi)

    Thumbnail
    View/Open
    15421014 Adhwaa Haniifah.pdf (6.106Mb)
    Date
    2020-07-08
    Author
    Adhwaa Haniifah, 15421014
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Jual beli merupakan salah satu bukti bahwa manusia sebagai makhluk social, karena di dalam akad jual beli menunjukkan bahwa manusia dalam memenuhi kebutuhannya tidak dapat terlepas dari manusia yang lain. Transaksi jual beli dimana saja bisa terjadi tentu persaingan ini menjadi yang sangat luar biasa di Indonesia, banyaknya pelaku usaha berbondong bondong membuat inovasi dalam usaha tak halnya salah satunya yaitu usaha stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) menjadi salah satu menjadi usaha yang menjaminkan di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan sistem standarisasi takaran pada pengisian bahan bakar umum dan dilihat dari perspektif hukum islam terkait standarisasi takaran pada pengisian bahan bakar umum. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sedangkan untuk teknik pengumpulan datanya menggunakan, observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam metode ini analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif yaitu penulis menganalisis tentang standarisasi takaran stasiun pengisisan bahan bakar umum dalam perspektif Hukum islam. Berdasarkan hasil penelitian dari beberapa bab penulis menemukan bahwa, pemilik SPBU Mindi telah melakukan sesuai takaran yang berlaku standarisasi takaran pengisian bensin tidak ditemukan adanya kecurangan yang dilakukan untuk mendapat keuntungan yang berlebih. Seluruh alat yang digunakan telah lolos uji tera ulang dari pihak-pihak terkait dengan batas toleransi danya batasan toleransi karena adanya kebijakan dari direktorat metrologi departemen perdagangan, batas toleransi yang diberikan oleh pihak pertamina dan dalam perspektif hukum islam terkait jual beli di SPBU mindi terkait standarisasi takaran pengisian bensin tidak ditemukan praktek yang tidak sesuai dengan syarat ataupun hukum jual beli menurut hukum islam yang menyimpang.
    URI
    http://dspace.uii.ac.id/123456789/23740
    Collections
    • Islamic Law [939]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV