• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Studi Kritis Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual dalam Perspektif Maqaṣid Syari`ah

    Thumbnail
    View/Open
    16421003 Winona Nur Annisaa.pdf (6.421Mb)
    Date
    2020-07-07
    Author
    Winona Nur Annisaa
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Indonesia pada saat ini sedang dalam fase darurat kekerasan seksual, tindakan tersebut dapat terjadi kapan saja, dimana saja dan terhadap siapa saja. Setiap tahun di Indonesia angka kekarasan seksual semakin meningkat. data LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban) dalam tahun 2016 terdapat setidaknya 21 kasus kekerasan seksual, lalu meningkat di tahun 2017 sebanyak 81 kasus, dan kemudian meningkat drastis di tahun berikutnya yaitu pada tahun 2018 sebanyak 206 kasus. Saat ini pemerintah tengah menyiapkan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS), namun dalam perjalanan penyusunannya RUU PKS menuai pro dan kontra di tengah masyarakat. Fokus dalam penelitian ini adalah pertama, terhadap seberapa besar urgensi akan RUU PKS dan kedua,bagaimana pandangan Islam dalam hal perlindungan tersebut dari perspektif MAQAṢID SYARI`AH. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian library research (penelitian pustaka) yaitu dengan menggunakan kepustakaan sebagai sumber utama penelitian. Kesimpulan dari penelitian ini adalah urgensi dari RUU PKS yang merupakan kebutuhan bagi keamanan bersama mengingat masih banyak pelaku kekerasan seksual dan belum menunjukan tandatanda jera dengan bukti kasus kekerasan seksual yang terus meningkat setiap tahunnya, kemudian RUU PKS sudah cukup mengakomodir pemberlakuan hukuman bagi pelaku kekerasan seksual dan memberikan jaminan perlindungan terhadap para korban kekerasan seskual. Jika dilihat dalam perspektif MAQAṢID SYARI`AHdimana penelitian ini menggunakan metode kulliyat al-khams dalam analisisnya, maka RUU PKS juga sudah memenuhi unsur tersebut, namun terdapat juga beberapa hal yang masih perlu untuk kaji lebih dalam lagi.
    URI
    http://dspace.uii.ac.id/123456789/23708
    Collections
    • Islamic Law [924]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV