• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pondok Pesantren Hidayatullah sebagai Tempat Rehabilitasi Napza di Wonosari Pendekatan Tata Ruang yang Intim sebagai Penunjang Proses Rehabilitasi

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (73.95Kb)
    02 preliminary.pdf (269.5Kb)
    03 daftar isi.pdf (250.4Kb)
    04 abstract.pdf (86.63Kb)
    05.1 bab 1.pdf (563.7Kb)
    05.2 bab 2.pdf (1.164Mb)
    05.3 bab 3.pdf (839.2Kb)
    05.4 bab 4.pdf (4.017Mb)
    06 daftar pustaka.pdf (64.78Kb)
    Date
    2006
    Author
    Kusrahnawanto, Hanantyo
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Wonosari yang terletak di daerah Gunungkidul Provinsi Yogyakarta, dalam kurun waktu dekat ini perkembangan pengguna Napzanya tiap tahun semakin meningkat. Pola penyebarannya tidak lain berasal dari kota Yogyakarta sendiri yang paling tinggi tingkat pengguna Napzanya di wilayah DIY ini. Pondok Pesantren Hidayatullah sebagai tempat rehabilitasi Napza ini adalah salah satu upaya untuk memulihkan kembali para pecandu Napza ke keadaan semula. Dengan penggunaan desain tata ruang yang intim ini merupakan suatu upaya untuk melancarkan proses rehabilitasi bagi para pecandu Napza. Proses rehabilitasi tersebut terdiri dari detoksifikasi, terapi, dan sosialisasi. Pendekatan tata ruang yang intim pada Pondok Pesantren sebagai tempat rehabilitasi Napza ini yaitu dengan menggunakan desain sebagai berikut: A. Skala Ruang: Terdiri dari skala intim, normal, monumental, dan shock. Masing-masing skala mempunyai ukuran masing-masing yang berbeda sehingga dapat digunakan pada perancangan tata ruang intim ponpes rehabilitasi napza ini. B. Hubungan ruang dalam-ruang luar: Konsep tata ruang ini membantu dalam proses penghubungan antara bangunan ponpes dengan alam di sekitarnya. Dalam ponpes ini terdapat ruang terapi sebagai pendukung dalam proses rehabilitasi. Ruang luar akan di gunakan juga sebagai ruang terapi dalam bangunan ini. Dengan adanya konsep ini akan membantu penyelesaian masalah penggunaan ruang-ruang terapi ini. C. Hubungan Antar Ruang: Hubungan ini yang akan menunjukkan pola hubugan antar ruang dengan menilai keterkaitan antara dua atau lebih kegiatan. Dengan hubungan ini maka akan mempermudah pencapaian antar ruang.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/2352
    Collections
    • Architecture [3993]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV