Show simple item record

dc.contributor.advisorBudi Astuti
dc.contributor.advisorWahyudi Budi Pramono
dc.contributor.authorMuh. Haris Masyhudi, 97524019
dc.date.accessioned2020-08-12T08:33:49Z
dc.date.available2020-08-12T08:33:49Z
dc.date.issued2003
dc.identifier.urihttp://dspace.uii.ac.id/123456789/23286
dc.description.abstractPada waktu ini lapangan rekayasa industri dan rumah tangga sangatlah luas, mencakup semua cabang ilmu pengetahuan dan memanfaatkan semua bentuk energi, seperti mekanis, elektris/elektronis, hidrolik, dan pneumatic. Sistem kontrol juga telah disusun untuk berbagai aplikasi industri seperti pengontrolan kecepatan pada belt conveyor (ban berjalan) yang digunakan sebagai sarana transportasi barang antar unit produksi, selain itu dalam instalasi rumah tangga atau instalasi perkantoran yang menggunakan lift atau escalator membutuhkan pengontrolan, seperti tegangan, daya, temperatur, tingkatan, aliran, tekanan, posisi, kecepatan, dan lainnya. Pengaturan kecepatan mi penting karena dalam suatu proses produksi, dan kita membutuhkan bervariasinya kecepatan motor untuk berbagai keperluan. Contohnya dalam suatu alat pencampur atau mixer, apabila bahan yang akan kita campur berupa benda padat tentu membutuhkan kecepatan yang lebih rendah apabila kita mencampur dalam bentuk cairan yang bisa menggunakan kecepatan tinggi. Pengontrolan alat-alat atau mesin yang bekerja secara mekanis dapat dilakukan secar otomatis atau manual dengan sistem elektronik, salah satunya adalah dengan menggunakan triac. Triac digunakan untuk mengendalikan motor universal, pada prinsipnya mengatur sudut picu yang menyebabkan triac menyambung dan melewatkan tegangan yang diberikan ke motor. Triac disini berfungsi sebagai saklar elektronis untuk mengontrol arus yang mengalir dalam muatan AC. Triac ini dihidupkan oleh pulsa pertama yang cocok dalam setengah siklus positif dan tetap hidup selama setengah siklus itu. Ketika tegangan suplai jatuh ke nol, arus turun di bawah tingkat arus pokok dan triac mati. Hal yang sama terjadi pada setengah siklus negatifnya. Urutan ini berulang terus dalam tiap siklus, dan apabila keluaran dari triac ini dihubungkan pada suatu motor universal maka kecepatan motor universal akan dapat diatur sesuai dengan besarnya pulsa-pulsa yang dihasilkan dari rangkaian pemicu. Dengan mengatur sudut picu triac maka akan berpengaruh terhadap tegangan yang diberikan pada motor universal, maka kecepatan motor universal dapat diatur. Dari hasil penelitian didapat pengendalian kecepatan motor universal dapat diatur dengan menggunakan triac, pengaturan motor ini bergantung pada jenis motor yang digunakan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKendali Kecepatanen_US
dc.subjectMotor Universalen_US
dc.subjectMenggunakan Triacen_US
dc.titleKendali Kecepatan Motor Universal dengan Menggunakan Triacen_US
dc.Identifier.NIM97524019


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record