• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Sanggar Belajar Dalam Bermain (Desain Arsitektur Yang didasari Oleh Sarana Bermain Anak)

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (71.34Kb)
    02 preliminary.pdf (192.2Kb)
    03 daftar isi.pdf (128.9Kb)
    04 abstract.pdf (90.44Kb)
    05.1 bab 1.pdf (856.0Kb)
    05.2 bab 2.pdf (885.6Kb)
    05.3 bab 3.pdf (444.8Kb)
    05.4 bab 4.pdf (269.0Kb)
    05.5 bab 5.pdf (2.114Mb)
    06 daftar pustaka.pdf (66.94Kb)
    07.1 Lampiran 1.pdf (1.815Mb)
    Date
    2006
    Author
    Tri Wiwoho, 01512191
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pada jaman modern ini, pendidikan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan kehidupan yang lebih baik dimasa yang akan datang, namun pada kenyataanya masih terdapat masyarakat yang menganggap pendidikan tidak terlalu penting dikarenakan kondisi perekonomian bangsa indonesia yang sedang terpuruk belum lagi banyaknya biaya yang harus dikeluarkan oleh seseorang untuk menyekolahkan anaknya. Bisa jadi ini adalah salah satu dari sekian banyak faktor yang menghalangi program mencerdaskan anak bangsa Indonesia. Jogja terkenal dengan julukanya sebagai kota pelajar yang notabene hampir disetiap sudut kota ini dipenuhi dengan fasilitas pendidikan dan proses belajar mengajar. Pembinaan pendidikan sedini mungkin bagi anak akan sangat mempengaruhi perkembangan dan kreativitas anak, dalam hal ini tentunya akan berdampak pada saat si anak telah menginjak usia dewasa. Dengan adanya rangsangan yang diberikan akan mempengaruhi panca indra dan sel - sel otak sehingga perkembangan pola pikir dan kreativitas anak dapat terbentuk, hal ini dapat dilakukan dengan berbagai macam metode, salah satunya adalah dengan bermain, karena menurut para ahli pendidikan anak menyatakan bahwa bermain pada anak adalah belajar dan belajar si anak adalah bermain. Menanggapi semua itu maka diperlukan wadah yang dapat menampung segala macam apresiasi anak dalam dunianya sendiri (bermain) sekaligus memperkenalkan anak pada kegiatan bersosialisasi dengan lingkungan dan teman sebayanya / sepermainannya.
    URI
    http://dspace.uii.ac.id/123456789/23207
    Collections
    • Architecture [3993]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV