• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penggunaan Aerobik Roughing Filter Aliran Horizontal dalam Menurunkan Kadar COD dan Warna pada Limbah Cair Industri Batik

    Thumbnail
    View/Open
    02513002 Aulia Eka Rahmayanti.pdf (7.990Mb)
    02513002 Aulia Eka Rahmayanti2.pdf (58.88Kb)
    Date
    2006
    Author
    Aulia Eka Rahmayanti, 02513002
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Dalam proses produksinya, industri batik banyak menggunakan bahan-bahan kimia dan air yang dapat menyebabkan pencemaran. Adapun parameter pencemaran limbah industri batik misalnya COD, warna dan Iain-lain. Salah satu alternatif pengolahan limbah adalah Aerobik Roughing Filter. Aerobik Roughing Filter ialah suatu unit pengolahan yang mempunyai ukuran material filter antara 20-4 mm yang dapat digunakan untuk memisahkan padatan dari air dan mengurangi beban organik yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi penurunan kadar COD dan warna pada limbah cair industri batik dengan menggunakan roughingfilter. Metode yang digunakan untuk analisa COD mengacu pada SNI 06-6989.2-2004 dan analisa warna mengacu pada SNI 1991-Standar 2 Metode Pengujian Kualitas Fisika Air SK SNI M-03-1989-F. Percobaan dilakukan dengan menggunakan air limbah batik dengan kapasitas Q = 0,0123 m/jam, dipergunakan desain reaktor aerobic roughing filter dengan ukuran panjang = 85 cm, lebar = 35 cm dan tinggi = 25 cm yang terdiri dari 2 reaktor, reaktor 1 (gravel 0 = 10 mm) dan reaktor 2 (gravel 0 = 5 mm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa reaktor Roughing Filter mampu menurunkan ratarata konsentrasi COD sebesar 3.077% dan penurunan rata-rata konsentrasi warna hingga 3.628%. Penurunan konsentrasi COD disebabkan oleh kemampuan dari kerikil sebagai mediafiltrasi dalam menyaring zat-zat yang lewat. Penurunan warna disebabkan karena terjadinya penguapan zat warna organik pada kondisi aerob setelah terlebih dahulu dilakukannya pengolahan secara anaerob untuk memecah molekul zat warna yang terdapat pada limbah batik. Rata Kunci : Roughing Filter, Aerobik, Limbah batik, Efisiensi, COD, Warna
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/22986
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV