• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Remediasi Elektrokinetik Tailing Emas (Cu) Menggunakan Elektroda 2-D Hexagonal dari Kokap Kulon Progo Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    01513095 Nur Evi Oktavianti.pdf (7.734Mb)
    01513095 Nur Evi Oktavianti2.pdf (179.0Kb)
    Date
    2006
    Author
    Nur Evi Oktavianti, 01513095
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penambangan emas rakyat di Sangon Kokap Kulonprogo dilakukan masih sangat tradisional yaitu dengan cara amalgamasi. Proses pengolahan emas memungkinkan terjadinya pencemaran terhadap lingkungan hidup. Alat yang sering digunakan untuk proses amalgamasi ini umumnya berbentuk drum atau barrel dan sering dinamakan gelundung atau tromol dengan penambahan merkuri (Hg) (Amalgam). Untuk mendapatkan Au yang murni Au dipisahkan dari kandungan Cu dan logam-logam lainnya dengan cara dibakar, inilah yang disebut bullion, Kandungan Cu tersebut larut bersama air pada proses pemurnian emas, sehingga limbahnya mengandung Cu yang tinggi. Penangan tailing dilakukan secara sederhana dengan kolam penampungan tanpa dilakukan pengolahan yang baik, dimana limbah cairnya dialirkan ke sungai. Untuk menangani pencemaran Cu, peneliti menggunakan proses remediasi Elektrokinelik. Remediasi eleklrokinelik merupakan salah salu upaya yang dilakukan dengan menggunakan tegangan 40 Volt dan 0,2A DC selama 15 jam agar Cu dapat bermigrasi ke elektroda. Selain itu digunakan 7 batang karbon dengan panjang 6 cm dan diameter 0,8 cm sebagai elektroda yang disusun dengan konfigurasi 2D hexagonal dengan jarak antar elektroda 15cm dengan 1 batang karbon sebagai katoda yang diletakan ditengah dan yang lainnya sebagai anoda mengelilingi katoda tersebut yang ditempatkan pada bak dari kaca berukuran (1 x 1x 1)m. Bak tersebut diisi dengan tanah sebanyak 312,5 kg. Hasil penelitian menunjukan tidak terjadi perubahan pH (pH = 3,5, /constant) yang dikarenakan banyaknya buffer yang berlebih, dan efisiensi konsentrasi adalah 97,45 % pada jarak15 cm, 98,02 % pada jarak 10cm dan 60,68% pada jarak 5 cm dari katoda. Kata kunci: Cooper (Cu), remediasi elektrokinelik, bermigrasi
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/22985
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV