• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Islamic Center di Pekanbaru Penerapan Seni Ruang Islam dengan Perpaduan Unsur Kebudayaan Melayu

    Thumbnail
    View/Open
    02512102 Nova Hastuti.pdf (11.51Mb)
    Date
    2007
    Author
    Nova Hastuti, 02512102
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pekanbaru merupakan salah satu kota yang berada di propinsi Riau. Suku bangsa pendukung utama kebudayaan di daerah ini adalah suku bangsa Melayu. Sebagian besar penduduknya memeluk agama Islam, karena Islam di zaman kerajaan-kerajan Melayu Riau menjadi agama resmi kerajaan. Karena demikian besarnya pengaruh Islam, menyebabkan masayarakat sangat mementingkan fasilitas keagamaan, baik yang bersifat formal ataupun non formal, pemerintah juga telah menetapkan bahwa untuk setiap 120.000 orang sudah seharusnya dibangun sebuah masjid yang berskal kota dengan seluruh fasilitas keagamaan formal dan informal. Untuk itu penulis bertujuan untuk merencanakan dan merancang suatu wadah dalam bentuk fisik yang berbentuk Islamic center, dimana ia menyediakan fasilitas yang berhubungan dengan agama Islam, baik dalam pengertian Islam sebagai ajaran agama, maupun Islam sebagai pedoman dalam hidup bermasyarakat. Selain bergerak dalam bidang yang bersifat keagamaan, Islamic center ini juga diharapkan mampu menampung kegiatan yang bersifat sosial budaya maupun ekonomi. Islamic center ini dirancang berdasarkan konsep bangunan Islam dan terdapat unsur kebudayaan Melayu didalamnya. Dalam konsep bangunan Islam menerapkan prinsip-prinsip seperti pelengkung (arc), ornamentasi, pengulangan, yang mana prinsip - prinsip tersebut termasuk kedalam seni ruang Islam. Sedangkan unsur kebudayaan melayu ditempatkan, karena melihat kota Pekanbaru yang masih kuat dengan arsitektur Melayu, juga dilihat dari aspek bangunan sekitar yang masih memunculkan arsitektur Melayu. Ini ditujukan untuk melindungi nilai-nilai arsitektur kebudayaan Melayu. Dengan cara ini diharapkan Islamic center di Pekanbaru bisa menjadi bangunan monumental dan bisa menyediakan fasilitas yang memadai untuk aktivitas keagamaan, baik aktivitas yang berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, ataupun yang berhubungan dengan sesama.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/22814
    Collections
    • Architecture [3971]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV