• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penyerapan Timbal (Pb) dari Limbah Cair Laboratorium Kualitas Lingkungan Universitas Islam Indonesia dengan Sistem Constructed Wetlands Menggunakan Tanaman Eceng Gondok (Eichornia crassipes)

    Thumbnail
    View/Open
    02513011 Meri mayasari.pdf (6.186Mb)
    Date
    2007
    Author
    Meri mayasari, 02513011
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kegiatan praktikum yang dilakukan mahasiswa di Laboratorium kualitas lingkungan Universitas Islam Indonesia sebagian besar menggunakan bahan kimia yang berbahaya bagi lingkungan apabila limbah cair tidak diolah terlebih dahulu. Timbal (Pb) merupakan salah satu jenis logam berat yang terdapat pada limbah cair ini. Untuk mengatasi pencemaran lingkungan diperlukan pengolahan secara biologis. Constructed Wetland merupakan salah satu alternatif pengolahan air buangan sebelum dibuang ke badan air penerima. Tanaman yang digunakan adalah eceng gondok (Eichornia Crassipes). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kapasitas serapan yang dilakukan oleh tanaman Eceng Gondok terhadap kandungan logam Pb dalam limbah cair laboratorium kualitas lingkungan dan mengetahui apakah limbah cair tersebut akan mempengaruhi pertumbuhan dari tanaman Eceng Gondok (Eichornia Crassipes). Penelitian ini menggunakan reaktor yang terbuat dari kayu yang dilapisi dengan plastik sebagai lapisan kedap air dengan ukuran reaktor 0,5 m x 1,0 m. Reaktor Constructed Wetland ini terdiri dari eceng gondok sebagai zona tanaman, tanah sebagai zona substrat dan limbah cair laboratorium sebagai zona air. Penyerapan logam Pb oleh tanaman eceng gondok dilihat dari konsentrasi limbah (0%, 25%, 50%, 75% dan 100%) dengan waktu sampling (0, 3, 6, 9 dan 12) dan pengamatan visual (akar,daun dan batang). Berdasarkan hasil analisis, diperoleh penyerapan paling besar terdapat pada konsentrasi limbah 50% yaitu sebesar 0,0000824 mg/gr. Efisiensi penyerapan selama waktu detensi 12 hari adalah sebesar 3,9833% pada kondisi normal, sebesar 10,8782% pada konsentrasi air limbah 25%, sebesar 11,5019% pada konsentrasi air limbah 50%, sebesar 9,5803% pada konsentrasi air limbah 75% dan sebesar 8,2737% pada konsentrasi air limbah 100%. Kata kunci: constructed wetland, limbah cair laboratorium, eceng gondok,timbal (Pb)
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/22575
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV