• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penggunaan Limbah Kerak Tanur Tinggi sebagai Bahan Pengganti Agregat Kasar pada Beton

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (55.88Kb)
    02 preliminary.pdf (203.9Kb)
    03 daftar isi.pdf (212.6Kb)
    04. abstract.pdf (77.95Kb)
    05.1 bab 1.pdf (200.9Kb)
    05.2 bab 2.pdf (514.4Kb)
    05.3 bab 3.pdf (887.5Kb)
    05.4 bab 4.pdf (281.3Kb)
    05.5 bab 5.pdf (101.8Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (82.43Kb)
    Date
    1996
    Author
    Suroto
    Sunarto
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Beton adalah campuran antara semen portland atau semen hidrolis lainnya, agregat halus, agregat kasar, air, dengan atau tanpa bahan tambah yang membentuk masa padat Sebagai bahan pengisi campuran beton digunakan agregat halus dan agregat kasar. Agregat yang biasa digunakan adalah pasir, kerikil, split atau batu pecah hasil mesin pemecah batu (stone crusher). Agregat ini kira-kira menempati sebanyak 70% volume mortar atau beton. P.T Krakatau Steel, Cilegon, Jawa Barat membuang limbah kerak tanur tinggi (slag) ± 80 ton/jam. Limbah tersebut dapat digunakan sebagai pengganti agregat kasar pada beton. Penelitian ini meninjau penggunaan limbah kerak tanur tinggi (slag) terhadap adukan beton dengan perbandingan volume 1:2:3 dan 1:1,5:2,5 serta faktor air semen (fas) 0,54 pada umur 7 hari, serta membandingkan berat jenis dan kuat tekan dengan membandingkannya terhadap beton dengan agregat kasar berupa split. Dari hasil pemeriksaan diperoleh bahwa kuat tekan beton rata-rata dengan agregat kasar kerak tanur tinggi (slag) mempunyai kuat tekan yang lebih tinggi jika dibandingakan dengan beton yang menggunakan agregat kasar split. Berdasarkan berat jenisnya, beton yang dihasilkan dengan menggunakan agregat kasar slag dapat digolongkan sebagai beton berat. Berat jenis beton rata-rata berada diatas berat jenis beton normal.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/2254
    Collections
    • Civil Engineering [4722]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV