• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Variasi Pembebanan Front Top Roller dan Distance Clip pada Mesin Ring Spinning Howa Tipe VA-72 terhadap Kekuatan dan Ketidakrataan Benang Kapas Ne.40.S

    Thumbnail
    View/Open
    81320093 Syarif Hidayat.pdf (3.261Mb)
    Date
    2003
    Author
    Syarif Hidayat, 81320093
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kualitas mutu benang dalam industri pemintalan menjadi perhatian khusus serta tujuan akhir dari produksi pemintalan. Sehingga faktor-faktor yang mempengaruhinya menjadi objek kajian penelitian agar hasil benang dapat sempurna sesuai standar mutu. Kualitas mutu benang dapat dilihat secara karakteristiknya yaitu pada kekuatan dan ktidakrataan benang. Karakter tersebut dipengaruhi oleh dua faktor penting dalam komponen mesin Ring Spinning yaitu Front Top Roller dan Distance Clip. Dengan mengamati dan mencermati serta pengambilan sampel pada proses produksi benang kapas Ne 40 S di mesin Ring Spinning Howa Tipe VA-72 dapat dianalisis secara metodologis penelitian. Analisis variansi dapat digunakan untuk mengetahui perbedaan rata-rata dan sampel atau lebih dengan memilah-milah keragaman faktor-faktor yang mempengaruhi sampel tersebut. Yang mempengaruhi kekuatan benang adalah faktor A (Distance Clip) dan faktor B (Front Top Roller) dan kombinasinya, sedangkan pada kerataan benang adalah faktor B (Front Top Roller) dan kombinasinya. Kekuatan benang yang terbaik akan dihasilkan pada kombinasi pendulu Front Top Roll 10 kg dan Distance Clip 2,3 mm. Ketidakrataan benang terkecil tidak berbeda jauh pada semua kombinasi kecuali pada kombinasi 14 kg dan 4,1 mm. Pada faktor A, antara taraf 1 dengan taraf 2 dan 3, digolongkan menjadi subset, artinya perusahaan dapat menggunakan taraf 2 atau 3 karena tidak ada perbedaan rata-rata terhadap hasil yang didapat, tetapi harus memilih antara subset 1 dengan subset 2 yang memberikan hasil terbaik.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/22346
    Collections
    • Chemical Engineering [1338]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV