• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pemanfaatan Limbah Katalis RCC-15 Sebagai Bahan Campuran Pembuatan Genteng Beton

    Thumbnail
    View/Open
    01513006 Harum Wening Gayatri.pdf (4.888Mb)
    01513006 Harum Wening Gayatri-2.pdf (168.7Kb)
    Date
    2005
    Author
    Harum Wening Gayatri, 01513006
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Limbah katalis RCC-15 industri minyak yang dihasilkan dari sisa hasil pembakaran minyak PT. Pertamina unit (UP) VI Balongan yang sudah melekat di masyarakat sebagai limbah berbahaya dan beracun (limbah B3) sehingga perlu pemhuktian dengan pengelolaan secara khusus. Penelitian ini hertujuan untuk mengetahui tingkat logam berat yang terimmobilisasi dalam genteng beton yang telah ditambahkan limbah katalis dan bahan-bahan aditif. Di samping itu juga untuk mengetahui kualitas kuat lentur, kerapatan air genteng beton, dan persentase penambahan limbah katalis yang optimum dalam pembentukan genteng beton dari aspek teknis dan aspek kesehatan dan lingkungan. Oleh karena itu diperlukan suatu pengolahan atau treatment terhadap limbah yang mengandung logam-logam berat. Dan salah satu alternatif yang dapat dilakukan antara lain adalah solidifikasi (pemadatan) dengan variasi konsentrasi 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50% limbah katalis dalam bahan-bahan genteng beton. Setelah dilakukan uji fisik (kuat lentur dan kerapatan air) dan uji TCLP, diperoleh bahwa kekuatan lentur pada genteng beton yang paling optimum adalah penambahan katalis 10% yaitu 13,20 kg/cm yang termasuk mutu genteng tingkat II, dan untuk uji TCLP yang paling optimum adalah penambahan katalis 20% dengan efisiensi immobilisasi tertinggi, dan konsentrasi logam berat masih di bawah standar baku mutu yang ditetapkan (P.P No 85 Tahun 1999), sedangkan untuk uji kerapatan air didapat hasil yang relatif baikpada penambahan katalis 10-40%. Sehingga dapat ditarik kesimpulan, persentase penambahan limbah katalis yang optimum dalam pembentukan genteng beton dari aspek teknis (kuat lentur dan kerapatan air) dan aspek kesehatan dan lingkungan yaitu 10%. Kata-kata Kunci: katalis RCC-15, kuat lentur, kerapatan air, TCLP
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/22185
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV