• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Museum Arkeologi Prasejarah Trinil di Meander Sungai Bengawan Solo Kabupaten Ngawi, Jawa Timur "Pendekatan Citra Evolutif Ekologis Prasejarah"

    Thumbnail
    View/Open
    95340050 Eko Purnomo.pdf (6.678Mb)
    Date
    2000
    Author
    Eko Purnomo, 95340050
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Keberadaan kawasan situs Trinil yang berada pada meander sungai Bengawan Solo merupakan salah satu potensi arkeologis hominid di Indonesia pada khususnya. Hal ini merupakan daya tarik yang kuat untuk mengembangkannya dalam frame yang lebih luas. Posisi situs Trinil di peta situs homonid di duniacukup mempunyai prospek sebagai salah satu mata rantai yang tidak mungkin hilang dalam jalur evolusi manusia di muka bumi. Dengan ditemukannya fosil Manusia Purba yang dikenal dengan nama Phitecanthropus Erectus dan fosil-fosil binatang purba oleh Eugene Dubois merupakan bukti nyata bahwaTrinil merupakan situs hominid. Menghadirkan fasilitas Museum Arkeologi Prasejarah sebagai fasilitas edukatif dan rekreatif merupakan sebuah tanggapan atas potensi yang ada di Trinil. Dimana fungsi dari keduanya dapat dipadukan sehingga bisa mendukung keberadaan situs Trinil. Untuk skala lebih luas situs Trinil juga ikut mengembangkan kajian arkeologi prasejarah baik Indonesia maupun untuk kelas dunia. Pengembangan fasilias Museum di lingkungan situs Trinil mendorong suatu sikap tanggap terhadap permasalahan lingkungan sehingga karakter dan citra yang tercipta merupakan sebuah dialog antara kepentingan fungsi dan kepentingan visual. Strategi perancangan dengan pendekatan citra evolutif ekologis prasejarah dalam sebuah kompleks bangunan museum dalam gagasan-gagasan bentuk yang kronologis melalui fragmen-fragmen visual merupakan sebuah sikap apresiatif untuk menanggapi konteks potensi arkeologi hominid dankondisi aktual.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/21969
    Collections
    • Architecture [3971]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV