• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Jogjakarta Billiard Club Penerapan Konsep Proporsi Agung dan Pencitraan Gerakan Billiard pada Bangunan Olahraga

    Thumbnail
    View/Open
    99512117 Sangaji Pramono.pdf (3.022Mb)
    Date
    2005
    Author
    Sangaji Pramono, 99512117
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Dewasa ini perkembangan olahraga billiard di tanah air bisa dibilang mengalami perkembangan yang cukup pesat. Adanya event - event kejuaraan baik yang berskala lokal maupun internasional membuktikan banyaknya peminat olahraga ini. Jogjakarta sebagai salah satu kota besar di Indonesia juga turut memberikan kontribusinya dalam memajukan olahraga billiard dengan dengan banyaknya atlet - atlet yang mampu bersaing dengan atlet - atlet dari daerah lain dan bahkan atlet mancanegara. Akan tetapi tetap saja sarana dan fasilitas olahraga yang ada di Jogjakarta ini tetap dirasakan kalah berkualitas bila dibandingkan dengan sarana billiard yang ada di kota - kota lain di luar Jogjakarta. Jogjakarta Billiard Club merupakan sarana olahraga Billiard yang memberikan fasilitas layanan yang lengkap akan semua kebutuhan olahraga billiard dari mulai toko yang menjual peralatan billiard hingga fasilitas ruang kejuaraan. Dengan banyaknya fasilitas yang tersedia diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat Jogjakarta dan sekitarnya akan olahraga billiard. Adapun perencanaan Jogjakarta Billiard Club ini berkonsepkan Proporsi Agung dan metamorfosis gerakan billiard. Permasalahan utama dalam perancangan ini terletak pada integrasi antara dua konsep yang berbeda. Proporsi Agung yang mengatur penataan ruang yang diwujudkan dalam modul perkalian dari angka - angka yang berdekatan dalam deret ukur Fibonacci. Sedangkan metamorfosis gerakan billiard lebih mengatur pola modul - modul ruang dari konsep Proporsi Agung yang selanjutnya dijadikan patokan untuk memasukkan unsur-unsur arsitektural ke dalam bangunan baik secara fungsi, bentuk, maupun struktural. Dengan demikian diharapkan dengan adanya Jogjakarta Billiard Club ini dapat dijadikan barometer olahraga Billiard di Jogjakarta.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/21382
    Collections
    • Architecture [3993]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV