• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Studi Komparasi Penambahan Jam Kerja dengan Penambahan Tenaga Kerja terhadap Produktivitas Tukang pada Proyek Konstruksi

    Thumbnail
    View/Open
    85310210 Samsu Kuncahya - 94310226 Abdul Rachman.pdf (2.202Mb)
    Date
    2003
    Author
    Samsu Kuncahya, 85310210
    Abdul Rachman, 94310226
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Dalam suatu pembangunan sebuah proyek konstruksi sangat diperlukan adanya sistem yang efektif dalam rangka mempercepat waktu penyelesaian pekerjaan. Alternatif yang dapat digunakan adalah dengan penambahan jumlah tenaga kerja atau dengan menambah jam kerja ( lembur ), sehingga perlu diadakan studi tentang efektifitas kedua alternatif tersebut dari segi waktu pelaksanaan pekerjaan, produktifitas tenaga kerja, perolehan volume pekerjaan dan upah tenaga kerjanya. Studi dilakukan pada proyek pembangunan pasar Kebonpolo Magelang, karena proyek tersebut memberlakukan sistem penambahan tenaga kerja dan penambahan jam kerja. Pekerjaan sehari normal dilakukan mulai pukul 08.00 sampai dengan pukul 16.00, sedangkan untuk pekerjaan lembur dilakukan pada pukul 16.00 sampai dengan pukul 18.00. Setelah dilakukan studi terhadap proyek tersebut, ternyata tenaga kerja pada pekerjaan lembur mengalami penurunan produktifitas sebesar ± 20 % dibanding dengan tenaga kerja pada pekerjaan normal. Untuk penambahan tenaga kerja tidak ditemukan adanya penurunan produktifitas karena area pekerjaan yang masih cukup untuk pergerakan pekerja maupun peralatan. Analisis dilakukan dengan mengadakan komparasi sistem penambahan tenaga kerja dengan sistem lembur hingga didapatkan perbandingan jumlah tenaga kerja, waktu pelaksanaan, upah, dan perolehan volume tenaga kerja. Hasil dari analisis dan pembahasan studi ini adalah bahwa dalam tinjauan waktu pelaksanan yang sama, pekerjaan dengan sistem penambahan tenaga kerja lebih efektif dari segi perolehan volume pekerjaan maupun biaya tenaga kerjanya. Dengan adanya penambahan tenaga kerja ini tentunya untuk penyelesaian pekerjaan secara keseluruhan akan lebih cepat sehingga dapat memberikan manfaat yang besar bagi proyek konstruksi tersebut.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/21321
    Collections
    • Civil Engineering [4721]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV