• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penurunan Kadar Khrom Total, Total Suspended Solid pada Air Limbah Penyamakan Kulit dengan Menggunakan Reaktor Aerokarbonfilter

    Thumbnail
    View/Open
    00513011 Hakim Nur Huda.pdf (5.253Mb)
    Date
    2006
    Author
    Hakim Nur Huda, 00513011
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pengolahan limbah dengan menggunakan karbon aktif dan zeolit sebagai media telah banyak dilakukan peneliti sebelumnya. Pada penelitian ini dilakukan perbandingan efisiensi antara kedua adsorben tersebut. Dengan pembuatan reaktor "aerokarbonfilter" yang diharapkan mampu menurunkan kadar Cr total dan TSS yang terkandung dalam limbah cair buangan industri penyamakan kulit. Reaktor aerokarbonfilter merupakan reaktor kombinasi dari proses aerasi, adsorpsi dan filtrasi. Air limbah dari penyamakan kulit ditampung dibak penampung kemudian dialirkan ke reaktor yang medianya dimulai dari aerasi, adsorpsi (karbon aktif dan zeolit), dan filtrasi, pengambilan sampel air limbah dilakukan pada outlet aerasi, outlet adsorpsi, dan outlet filtrasi dengan waktu pengambilan sampel tiap 30 menit. Dengan menggunakan metode analisa spektrofotometri serapan atom (SSA)-nyala (SNI 06-6989.17-2004) untuk parameter Cr dan cara uji padatan tersuspensi total (TSS) secara gravimetri (SNI 06-6989.3-2004) untuk parameter TSS. Terfokus pada variasi perbandingan kedua adsorben, (karbon aktif dan zeolit) dengan waktu pengaliran (0, 30, 60, 90, 120 menit). Secara teoritis penurunan kandungan khrom total dan TSS disebabkan karena terjadinya proses adsorpsi, terjadi kontak antara sampel dengan permukaan adsroben. Hal ini terjadi karena adsorben mempunyai pori-pori yang dapat mengikat ion-ion khrom dan TSS sehingga ion tersebut menempel pada permukaan adsorben, dan dihasilkan outlet dengan kadar khrom total dan TSS lebih rendah dari inlet. Hasil yang didapat dalam penelitian ini diketahui bahwa karbon aktif dapat menurunkan kandungan kadar khrom total, dengan efisiensi sebesar 95,15% pada menit ke-120 ; sedangkan zeolit dapat menurunkan kadar khrom sebesar 93,32% pada menit ke-90. Dengan hasil ini diketahui bahwa adsorben yang lebih efektif menurunkan kandungan khrom total dalam limbah cair industri penyamakan kulit adalah karbon aktif. Kata Kunci : karbon aktif, zeolit, efektifitas, Cr, TSS, waktu pengaliran
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/21204
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV