• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pemanfaatan Limbah Sludge Krom Penyamakan Kulit Sebagai Bahan Pewarna Glasir

    Thumbnail
    View/Open
    00513003 Ismail Hidayat.pdf (2.737Mb)
    Date
    2006
    Author
    Ismail Hidayat, 00513003
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pada Peraturan Pemerintah No 85 Tahun 1999 Tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3), limbah sludge Krom dari penyamakan kulit termasuk dalam kategori B3, sehingga perlu pengolahan secara khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat immobilisasi logam berat (Cr) dalam glasir dan juga untuk mengetahui keausan Glasir tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah solidifikasi limbah sludge krom sebagai bahan pewarna Glasir. Dengan penambahan variasi limbah sludge krom 10%. 20%. 30%. dan 40% dalam bahan Glasir (pasir silika. Borax, kaolin) setelah itu dikuaskan pada Biskuit/Keramik dengan ukuran 4 cm x 2 cm x 0.5 cm. dengan jumlah variasi 5 yang mana setiap variasi ada 15 sampel, kemudian dilakukan pembakaran pada suhu 1150 °C selama 6 jam. Setelah benda uji (glasir) jadi kemudian dilakukan uji keausan, yaitu selisih berat antara sebelum dan sesudah benda uji diauskan serta uji lindi (leachale) dengan metode TCLP. Dari hasil penelitian, dengan adanya penambahan Limbah sludge krom pada konsentrasi 40% menghasilkan keausan terendah sebesar 0.0299 gr/2 cm² sedangkan keausan terbesar didapat pada glasir tanpa limbah yaitu 0.0443 gr/ cm². Hal ini masih dibawah keausan glasir keramik pasaran (Mulia 0.1204gr/2 cm² Diamond 0.0877 gr/2 cm². K1A 0.0515 gr/2 cm². Roman 0.6462. gr/2 cm² dan Milan 0.0417 gr/2 cm²) sebagai pembanding. Sedangkan nilai lindi dengan metode TCLP dari setiap variasi tidak terdeteksi (dibawah limit deteksi alat 0.1 ppm), hal ini nilai lindi/leachate dibawah baku mutu yang ditetapkan Peraturan Pemerintah No 85 tahun 1999 untuk logam berat (Cr) 5 ppm, sehingga dapat disimpulkan bahwa limbah sludge krom dapat dimanfaatkan baik dari aspek teknis (keausan) maupun maupun kesehatan dan lingkungan. Kata kunci : limbah sludge krom. solidifikasi. keausan. Leachate
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/21203
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV