• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Lembaga Pemasyarakatan Pemuda (Pria) Ditinjau Dari Segi Psikologi dan Keamanan di Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    97511033 Edi Riyanto.pdf (3.455Mb)
    Date
    2001
    Author
    Ratna Evianty, 97512088
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Lembaga Pemasyarakatan adalah unit pelaksanaan teknis pemasyarakatan yang menampung merawat, dan membina narapidana. Perubahan bentuk ideal dari pelaksanaan pidana penjara ke sistem lembaga pemasyarakatan agaknya adalah apabila dapat berfungsi sebagai pusat rehabilitasi penderita cacat mental. Masalah yang sering timbul dari hadirnya sebuah lembaga pemasyarakatan, adalah terutama pada kurangnya fasilitas, lingkungan kecil yang terbentuk di dalamnya tidak mampu memperbaiki sikap terpidana, dan sulitnya melakukan pengawasan. Peran yang sangat penting dalam lembaga pemasyarakatan adalah dari segi psikologi dan keamanan. Dari segi psikologi, disarankan adanya pengelompokan ruang-ruang berdasarkan kelompok umur tertentu sehingga memudahkan proses pembinaan dan mengurangi timbulnya permasalahan sosial (penularan kejahatan, adanya kelompok minoritas yang jadi obyek kejahatan, dan Iain-lain). Sedangkan dari segi keamanan, perlu pertimbangan yang tebih dalam merancang pola-pola sirkulasi dan perletakan pos-pos penjagaan yang memudahkan proses pengawasan. Inti dari hadirnya sebuah lembaga pemasyarakatan adalah bukan sekedar tempat hukuman atau membuat orang jera dan ketakutan. Lembaga Pemasyarakatan di sini harus mampu membawakan aspirasi kemanusiaan. Intinya adalah lembaga pemasyarakatan merupakan suatu pusat pembinaan secara mental, sosial maupun pembinaan lainnya. Oleh sebab itu, perancangan lembaga pemasyarakatan dalam laporan ini menitik beratkan pada pengelompokan ruang-ruang pembinaan dan pola sirkulasi yang memudahkan pengawasan. Dimana terdapat pola pemisahan ruang berdasarkan kelompok kegiatan, usia narapidana, tingkat pengawasan dan tingkat privacy. Pola pemisahan ruang harus saling menyesuaikan dengan jalur-jalur sirkulasi yang menunjang.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/21192
    Collections
    • Architecture [3971]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV