• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Yogyakarta Cafe Center "Penampilan Bangunan yang Atraktif dan Akrab "

    Thumbnail
    View/Open
    03512149 Rivai Notanubun.pdf (2.305Mb)
    Date
    2008
    Author
    Rivai Notanubun, 03512149
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Yogyakarta merupakan kota pelajar dan kota budaya, sehingga Yogyakarta setiap tahun banyak dikunjungi oleh pelajar maupun wisatawan baik dari domestic maupun mancanegara. Berdasarkan banyak pengunjung yang masuk kedalam Kota Yogyakarta, sehingga perlu adanya tempat santai, tempat hiburan dan tempat membaca yang lebih special dan lebih menyenangkan, hal ini terbukti dengan adanya banyak cafe shop. Maka untuk mensiasati perancangan bangunan ini berbeda dan lebih special dari cafe shop lainnya dan banyak menarik pengunjung, maka perancangan bangunan ini menyediakan perpustakaan, R. Billard, panggung konser, Bioskop, conference, dan area cafe outdoor. Bangunan ini ditujukan untuk umum dan komersil, maka konsep bangunan yang dipakai yaitu atraktif dan akrab, yang mana konsep atraktif diambil dari karakter minuman kopi, yaitu minuman kopi memiliki pecinta minuman itu sendiri, atau memiliki daya tarik. Maka bangunan ini didesain semaksimal mungkin agar memiliki daya tarik dan menciptakan suasana senang dan nyaman bagi pengunjung, Konsep atraktiv dimunculkan pada permainan bentukan atap, masa ruang yang tidak kaku atau bervariasi, permainan pada landscape, dan pada gazebo outdoor, diambil dari bentukan cangkir. Begitu pula konsep akrab diambil dari karakter minuman kopi, yang mana minuman tersebut identik dengan ngobrol, berkumpul, yang menunjukan keakraban, maka bangunan ini didesain agar pengunjung rilex, santai, tidak formal, agar pengunjung merasa betah dan senang didalam bangunan, untuk menunjukan sebagai bangunan akrab, maka konsep akrab ditunjukkan pada bentuk bangunan yang berkelompok, bukaan yang lebar, pada interior, jarak plafond dan lantai tidak tinggi, tidak ada pembatas antara fungsi yang berada di dalam cafe seperti area makan minum, bar, dan panggung, dan memiliki banyak persamaan pada atap dan bentuk jendela. Dari konsep-konsep tersebut, maka tercipta bangunan cafe yang mendukung dan memfasilitasi kegiatan rekreasi dan tempat hiburan yang santai, nyaman, dan rilex.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/21140
    Collections
    • Architecture [3993]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV