• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Penggunaan Pasir Vulkanik sebagai Agregat Halus pada Campuran HRS-B

    Thumbnail
    View/Open
    02511146 Yoellismar Harahap.pdf (6.648Mb)
    Date
    2007
    Author
    Yoellismar Harahap, 02511146
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Seiring perkembangan pembangunan dibutuhkan prasarana sebagai penghubung antar daerah, Penggunaan agregat vulkanik sebagai agregat lokal dalam perencanaan lapis perkerasan mempunyai prospek yang baik, namun belum digunakan secara optimum sebagai material campuran beton aspal, maka diperlukan penelitian untuk mengetahui karateristik agregat vulkanik. Metode penggungujian dengan menggunakan variasi penambahan agregat halus vulkanik interval 25% yaitu 0%-100% dengan agregat halus Clereng sebagai agregat pembanding dengan metode pengujian Marshall Test dan Immersion Test dengan acuan spesifikasi dari Puslitbang Jalan Departemen Pekerjaan Umum tahun 1998. Hasil pengujian menghasilkan sifat bahan agregat vulkanik memenuhi kriteria spesifikasi. Penggunaan agregat vulkanik sebagai agregat halus menghasilkan nilai stabilitas tertinggi yaitu 2039,9 kg pada penambahan 50% agregat vulkanik, serta nilai Index of Retained Strength dari pengujian Immersion test terbaik pada penggunaan agregat halus vulkanik 100% sebesar 118,11%, nilai flow optimum agregat Clereng lebih besar 4,45 mm, dibanding agregat vulkanik 2,58 mm, nilai VITM agregat vulkanik 100% lebih kecil dibanding agregat Clereng 100% yaitu sebesar 7,58% dan 7,14%, nilai VITM agregat vulkanik lebih besar dibanding agregat Clereng sebesar 7,58% dan 7,04%, nilai VMA dan VFWA kedua jenis agregat berada di atas nilai persyaratan Bina Marga yaitu 18% dan 68%, nilai density semua pengujian berada di atas batas rencana yaitu 2,nilai marshall quotient tertinggi berada pada campuran penambahan agregat vulkanik 50% yaitu sebesar 1008,50 kg/mm, secara umum dari hasil pengujian campuran pemakaian agregat halus dengan metode campuran HRS-B memenuhi persyaratan Bina Marga sebagai campuran beton aspal. Kata-kata kunci : agregat halus vulkanik, agregat halus
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/20923
    Collections
    • Civil Engineering [4758]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV