• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Remediasi Elektrokinetik dengan Menggunakan Konfigurasi 2-D Hexagonal pada Tailing yang Terkontaminasi Logam Berat Timbal (Pb) dan Penambangan Emas di Kecamatan Kokap Kabupaten Kulonprogo

    Thumbnail
    View/Open
    01513080 Wiwin Fitriyah.pdf (2.452Mb)
    Date
    2007
    Author
    Wiwin Fitriyah, 01513080
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penambangan emas yang dilakukan di wilayah kokap tanpa koordinasi yang baik, tidak menutup kemungkinan resiko bahaya pencemaran yang harus ditanggung oleh masyarakat sekitar akibat limbah yang ,dihasilkan dari penambangan emas tersebut. Dan sekian banyak logam yang mencemari tanah adalah timbal (Pb). Keracunan yang disebabkan oleh Pb, umumnya berupa kerusakan-kerusakan pada banyak sistem fisiologis tubuh. Sistem-sistem tubuh yang dapat rusak oleh keracunan kronis logam Pb ini adalah pada sistem syaraf, ginjal, reproduksi, endokrin dan jantung. Tujuan dan penelitian ini adalah untuk mempelajari fenomena remediasj elektrokinetik pada tanah tercemar logam Pb dan untuk mengetahui efisiensi penurunan konsentrasi Pb. Salah satu solusi pemulihan tanah adalah dengan menggunakan metode remediasi elektrokinetik. Remediasi elektrokinetik yang digunakan pada penelitian ini adalah konfigurasi elektrokinetik 2D-Hexagonal, dimana katoda ditempatkan ditengah sedangkan anoda ditempatkan pada bagian luar membentuk segi enam. Metode remediasi elektrokinetik ini menggunakan tegangan 40 volt dan 0,2 A dengan arus DC konstan. Wadah yang dipakai terbuat dari kaca berdimensi 1 m x 1 m x 0,25 m dan tanah sampel yang dipakai sebanyak 312,5 kg. Elektroda yang digunakan adalah elektroda karbon berdiameter 0,8, panjang 6 cm dan jarak antara elektroda adalah 15 cm. Waktu remediasi selama 15 jam dan setiap 3 jam dilakukan pengambilan sampel untuk diukur konsentrasi Pb dan pengukuran resistensi serta pengamatan perubahan tanah yang terjadi pada setiap area. Hasil akhir terjadi perubahan konsentrasi logam berat timbal dalam tanah yaitu penurunan dari konsentrasi awal 1,0302 mg/L menjadi konsentrasi terendah yaitu 0,1305 mg/L pada area III saat jam ke 15, pada area II konsentrasinya 0,4558 mg/L pada jam ke 15, sedangkan pada area I pada saat jam ke 15 konsentrasinya adalah 0,1387 mg/L. Sedangkan resivitynya pada saat jam ke 0 adalah 8000 ῼ, sedangkan setelah remediasi saatjam ke 15 mengalami kenaikan menjadi 11666,7 ῼ pada area I, 11500 ῼ pada area II, dan 16000 ῼ pada area III.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/20913
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV