• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pesanggrahan Didik Nini Thowok di Jogjakarta Ekspresi Paduan Budaya Jawa dan Jepang Pada Ruang Dalam dan Ruang Luar Bangunan

    Thumbnail
    View/Open
    01512116 Rubby Missilia Dwiaryanti.pdf (4.612Mb)
    Date
    2006
    Author
    Rubby Missilia Dwiaryanti, 01512116
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pesanggrahan Didik Nini Thowok yang menampung kreativitas dibidang kesenian tari bercirikan Didik Nini Thowok merupakan salah satu aset pariwisata, dimana dalam perkembangannya mengalami berbagai macam hambatan sehingga mengakibatkan perkembangan tari Didik Nini Thowok sedikit diminati oleh masyarakat. Sebagai contoh penyebabnya adalah tidak adanya tempat yang cukup longgar dalam melakukan pelatihan tari, kurang adanya ruang-ruang kelas yang mendukung, ruang perkantoran yang mencukupi, dan jarak antara rumah pemilik ( Didik Nini Thowok ) yang berjauhan dengan kantor. Sehingga perlu adanya wadah yang dapat menampung kegiatan-kegiatan tersebut yang sesuai dengan karakteristik budaya Jawa dan Jepang. Dimana Budaya Jawa diambil dari perilaku Didik yang menghasilkan keluwesan dan sifat nrimo, dan Budaya Jepang diambil dari ketertarikan dan banyaknya sahabat Didik yang banyak berasal dari Jepang yang menghasilkan kesederhanaan, efektif / efisien, dan keselarasan. Penerapan karakteristik Pesanggrahan Didik Nini Thowok dalam konsep perancangan berupa paduan budaya Jawa dan Jepang pada ruang dalam adalah dengan penataan layout dengan budaya Jawa yang rumit dan banyak unsur ukir yang kemudian dipadukan dengan budaya Jepang yang simpel. Sedangkan pada ruang luar bangunan adalah dengan menggunakan penutup dinding dengan pola geometris, menggunakan bahan kayu, dan kertas, yang merupakan paduan dari dua budaya tersebut. Pesanggrahan Didik Nini Thowok di Jogjakarta ini tidak hanya menampung kegiatan menari saja, tetapi didalamnya terdapat kegiatan akomodasi, antara lain: Rumah Didik Nini Thowok yang didisain dengan banyak unsur Jawanya sedikit Jepang pada dinding luar bangunan dan dilengkapi dengan pendopo di depannya. Cottage yang difungsikan sebagai tempat menginap tamu Didik yang berasal dari Luar Negeri, dengan penampilan/gaya rumah Jawa untuk menarik minat wisatawan dan interior Jawa yaitu tempat tidur dipan dari kayu dengan sedikit ukiran, almari dari kayu dan penempatan gebyok ukir sebagai sekat. Kantin dengan gaya Jepang dan bentuk bangunan maupun penataan ruang dalamnya yang menggunakan perhitungan tatami dimana pertatami berukuran 3x6 kaki atau 910x1.820mm. Gedung pertunjukan didisain simpel, mengefektifkan ruang guna menunjang kegiatan edukasi, dengan kapasitas 90 orang penonton dan 25 orang penari dalam satu panggung.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/20501
    Collections
    • Architecture [3988]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV