• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Showroom Harley Davidson Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    92340079 Junaidi.pdf (3.226Mb)
    Date
    2004
    Author
    Junaidi, 92340079
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Sebagai pemenuhan atas permintaan yang berkembang dan terus bertambahnya import sepeda motor yang dilakukan oleh beberapa perusahaan yang mempunyai kewewenangan akan hal tersebut. Sistem Completely Built Up (CBU) dan Semi Knock Down (SKD) berlomba dalam rangka mencari pasar di Indonesia. Negara-negara industri seperti Jepang, Cina, Italy, Amerika melakukan ekspor memasukan produknya yang dianggap memenuhi pasar. Walaupun pengadaan motor-motor CBU yang makin diperketat guna melindungi pasar dan produk dalam negeri, namun kebijakan tersebut tidak menyurutkan minat pasar. Hal tersebut terbukti dari makin banyaknya permintaan motor Harley Davidson dari tahun ketahun. Dengan banyaknya populasi kendaraan yang ada sekarang ini maka menimbulkan beberaa efek positif yang mendukung. Sebagai contoh atas efek positif yang ditimbulkan antara lain, fasilitas area parkir, asuransi, pompa bensin (SPBU), rental motor, showroom, bengkel dan lain sebagainya. Selain sebagai media mobilitas yang lebih efisien sepeda motor sekarang ini sudah menjadikan prestise yang dibawa oleh merek-merek kendaraan tersebut. Harley Davidson mempunyai nilai gengsi yang tinggi, dikarenakan memang harga yang dipatok pada kendaraan tersebut sangat tinggi juga kualitasnya yang sudah terbukti. sejak pertama kali dibuat hingga sekarang motor Harley Davidson mempunyai sejarah yang panjang dan mempunyai ''Trade Mark" tersendiri bagi negara Indonesia. Dari sinilah sebuah wadah guna menampung untuk memasarkan produknya sangat diperlukan. Showroom merupakan wadah yang sesuai dalam hal tersebut, namun untuk konsumen motor Harley Davidson tidaklah cukup, fasilitas penunjang guna memberikan nilai plus bagi main dealer sangat diperlukan bagi konsumen. Adapun fasilitas tersebut adalah bengkel, kafe, klub, yang dapat digunakan sebangai tempat untuk berinteraksi antar para biker. Selain itu pertimbangan lokasi juga menentukan dalam hal ini kota Jogjakarta sangat sesuai, terlebih peminat motor HD sangat besar.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/20317
    Collections
    • Architecture [3988]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV