• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    POTENSI PENERAPAN ZERO RUNOFF SYSTEM DI KECAMATAN TEMON KABUPATEN KULON PROGO

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.pdf (65.27Kb)
    02 preliminari.pdf (740.0Kb)
    03 daftar isi.pdf (203.6Kb)
    04 abstrak.pdf (155.2Kb)
    05.1 bab 1.pdf (129.4Kb)
    05.2 bab 2.pdf (818.2Kb)
    05.3 bab 3.pdf (1.072Mb)
    05.4 bab 4.pdf (1.447Mb)
    06 daftar pustaka.pdf (93.38Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (1.387Mb)
    08 naskah publikasi.pdf (934.1Kb)
    Date
    2020-01-30
    Author
    RONALD HARTOYO, 15513123
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kecamatan Temon merupakan kecamatan yang terletak pada wilayah pesisir Kabupaten Kulon Progo. Menurut Peraturan Daerah Kabupaten Kulon Progo Nomor 1 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Kulon Progo, wilayah pesisir selatan Kulon Progo merupakan daerah rawan banjir, hal ini menjadikan kecamatan Temon yang termasuk dalam wilayah pesisir Kabupaten Kulon Progo juga menjadi daerah rawan banjir. Berdasarkan tata guna lahan Kecamatan Temon merupakan daerah yang memiliki tata guna lahan sebagian besar merupakan sawah dan perkebunan. Daerah kecamatan Temon juga memiliki kontur yang datar, sehingga tata guna lahan tersebut menjadi area cekungan yang rawan banjir. Sehingga perlu dilakukan penelitian untuk dapat menerapkan teknologi ZRoS. Penelitian ini menggunakan data curah hujan dari dua stasiun, yaitu stasiun hujan Kulwaru dan stasiun hujan Lendah. Data kontur tanah dan tata guna lahan yang digunakan didapatkan dari Dinas Tata Kota dan Pertanahan Kabupaten Kulon Progo. Setelah melakukan perhitungan debit banjir dengan metode rasional, maka dilakukan skoring terhadap tinggi banjir, luas genangan dan waktu genangan serta perhitungan debit banjir dan didapatkan 3 titik rawan banjir. Titik rawan banjir ini nantinya akan di rencanakan penerapan ZRoS. Berdasarkan jenis tanah, tanah pada kecamatan Temon merupakan tanah jenis regosol yang memiliki nilai permeabilitas berkisar antara 44 cm/jam hingga 51 cm/jam. Potensi Teknologi ZRoS yang akan diterapkan adalah berupa Kolam Detensi pada masing masing titik banjir.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/20052
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV