• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TENUN DENGAN SISTEM FLOATING TREATMENT WETLAND MENGGUNAKAN KOMBINASI TANAMAN VETIVER DAN BAKTERI ENDOFIT

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.pdf (214.3Kb)
    02 preliminari.pdf (563.9Kb)
    03 daftar isi.pdf (456.3Kb)
    04 abstrak.pdf (421.7Kb)
    05.1 bab 1.pdf (235.3Kb)
    05.2 bab 2.pdf (988.1Kb)
    05.3 bab 3.pdf (1.159Mb)
    05.4 bab 4.pdf (1.864Mb)
    05.5 bab 5.pdf (161.9Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (547.6Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (3.439Mb)
    Date
    2020-01-28
    Author
    NURUN NAILIS SA’ADAH, 14513198
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Limbah cair tekstil yang diproduksi dari industri kain tenun di Troso memiliki potensi yang tinggi dalam mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kemampuan tanaman Vetiveria zizanioides dan konsorsium bakteri endofit dalam mendegradasi polutan limbah cair tekstil. Bakteri endofit diisolasi dari akar tanaman yang sudah terkontaminasi limbah cair tenun. Floating treatment wetland (FTW) adalah teknologi yang efisien dan ekonomis. Lima buah bak FTW dibuat dengan beberapa kombinasi dari tanaman dan bakteri yang bervariasi. Setiap unit FTW dapat memuat hingga 4L limbah cair tenun dan sistem dioperasikan secara batch selama 1,5 bulan. Kinerja FTW dievaluasi dengan menguji beberapa parameter seperti COD, TSS, warna, logam berat, dan parameter harian (pH, TDS, EC, dan suhu). Meskipun bak FTW tanpa inokulasi bakteri mampu menurunkan polutan dari limbah cair tenun, bak FTW dengan inokulasi bakteri lebih baik dalam meningkatkan efisiensi penurunan limbah. Hasil data yang diperoleh menunjukkan bahwa COD direduksi sampai 65%, TSS 78%, dan warna 94%. Penelitian ini menunjukkan bahfa FTW dengan kombinasi tanaman Vetiveria zizanioides dan konsorsium bakteri memiliki potensial untuk mengolah limbah cair tenun dan dapat diaplikasikan dalam skala besar untuk mengatasi pencemaran lingkungan.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/20049
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV