• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pemanfaatan Limbah Padat Serpihan Kertas Pabrik Kertas PT. Pura Barutama Kudus Sebagai Briket Bahan Bakar

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (72.79Kb)
    02 preliminari.pdf (152.1Kb)
    03 daftar isi.pdf (141.6Kb)
    04 abstract.pdf (118.3Kb)
    05.1 bab 1.pdf (199.9Kb)
    05.2 bab 2.pdf (699.3Kb)
    05.3 bab 3.pdf (430.9Kb)
    05.4 bab 4.pdf (553.6Kb)
    05.5 bab 5.pdf (81.70Kb)
    05.6 bab 6.pdf (90.38Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (91.10Kb)
    Date
    2004
    Author
    Khanafi, Mokhamad
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pabrik Kertas PT. Pura Barutama dalam produksinya menggunakan bahan baku pulp, waste paper dan bahan additive. Dari sisa proses produksi, menghasilkan limbah cair dan limbah padat. Limbah cair diolah di IPAL, limbah padat dibuang ke TPA. Sebagian limbah padat berupa serpihan kertas dimanfaatkan oleh masyakat menjadi bahan bakar. Pada penelitian, akan memanfaatkan limbah padat berupa serpihan kertas untuk dijadikan briket. Adapun variabel yang akan diteliti adalah nilai kalor dan nilai ekonomis. Limbah padat berupa serpihan kertas dan lumpur yang masih basah dikeringkan dengan sinar matahari. Serpihan kertas dan lumpur yang kering selanjutnya di pirolisis untuk mendapatkan arang. Variasi komposisi briket adalah briket A (serpihan kertas 100%), briket B (serpihan kertas 70%, lumpur 30%), briket C (serpihan kertas 60%, lumpur 40%), briket D (serpihan kertas 50%, lumpur 50%), briket E (serpihan kertas 40%, lumpur 60%), briket F (serpihan kertas 30%, lumpur 70%). Pembriketan yaitu pencetakan adonan arang dan perekat pada alat cetak dengan tekanan 30 kg/cm. Briket hasil cetakan dikeringkan dengan suhu 50°C di oven. Briket yang sudah kering ditandai dengan berat briket yang konstan. Variasi komposisi campuran briket yang menghasilkan nilai kalor tertinggi adalah model D dengan variasi campuran 50% serpihan kertas, 50% lumpur. Briket yang dihasilkan memiliki kandungan energi 6670,64 kal/gr, suhu bara 150°C, lama membara 30 menit, tidak berasap, tidak berjelaga, aman polusi, bentuk menarik. Briket yang dihasilkan memiliki harga yang lebih murah dibandingkan briket yang lain. Briket ini dijual dengan harga < Rp. 300; sedangkan briket lain dijual > Rp. 300;. Maka briket dapat digunakan sebagai energi alternatif serta mampu membantu mengatasi masalah pencemaran tanah dengan biaya murah.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/2001
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV