• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Fasilitas Seni Budaya Melayu Terpadu di Kawasan Tepian Sungai Siak Kotamadya Pekanbaru Landasan Konseptual Perencanaan dan Perancangan

    Thumbnail
    View/Open
    93340026 Muhammad Syahendri.pdf (4.634Mb)
    Date
    2001
    Author
    Muhammad Syahendri, 93340026
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki bermacam-macam kesenian. Daerah Riau dan kepulauan merupakan salah satu propinsi di Indonesia yang mempunyai kebudayaan dan bermacam-macam kesenian. Dalam rangka pelestarian dan pengembangan kehudayaan Melayu di wilayah Riau sering diadakan herbagai event-event budaya, seperti pagelaran, seminar, festival dll, yang hersifat lokal, nasional dan internasional. Oleh karena itu dibutuhkan suatu wadah yang mampu mengakomodasi semua kegiatan tersebut. Fasilitas seni budaya Melayu terpadu salah satu pilihan yang mampu mengembangkan, meningkatkan serta memperkenalkan seni budaya Melayu. Bangunan berupa massa tunggal yang terdirt dan 3 (tiga) fasilitas, yaitu fasilitas komersial berupa area pasar seni, fasilitas festival berupa pertunjukan, pagelaran dan fasilitas konvensi berupa seminar, lokakarya dan sejenisnya. Pengaturun pola perletakkan ketiga fasilitas tersebut melalui pengelompokan ruang yang didasarkan pada karakter kegiatan dan urutan aktivitas ruang berupa proses kegiatan. Karakter kegiatan yang sifatnya umum rekreatif dikelompokkan dalam ruang-ruang yang bersifat publik sedangkan karakter kegiatan yang bersifat formal akademis dikelompokkan dalam ruang yang bersifat khusus privat. Dalam rancangan bentuk penampilan bangunan menggunakan tinjauan rumah tradisional Melayu melalui bentuk bangunan dan ornamen yang ditransformasikan kedalam bentukan baru melalui bentuk atap tiang-tiang vartikal yang dominan dan ukiran-ukiran. Bentuk atap yang mencerminkan ketradisionalan Melayu adalah merupakan ciri khas tersendiri untuk menyatakan identitas bangunan. Tiang-tiang verlikal yang merupakan ekspres, kekuatan budaya Melayu di ekspos untuk memperkuat performance bangunan tersebut sekaligus dikombinasikan dengan perlobangan-perlobangan yang transparan pada dinding untuk mengungkapkan kesan komumkatif . Sistem struktur yang dipilih adalah sistem rangka dengan ikatan kolom dan balok yang ditonjolkan sehingga menimbulkan kesan kuat dan kokoh, sedangkan untuk utilitasnya menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing ketiga fasilitas tersebut.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/19610
    Collections
    • Architecture [3971]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV